source: menit.tvDaerah Hot Sulawesi Tenggara 

Video: Kabupaten Konawe Masih Tergenang Banjir

Sebagian Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara hingga hari ini (05/08) masih tergenang banjir, sehingga diperkirakan sebanyak 5200 warga akan merayakan lebaran di tengah-tengah banjir.

Banjir memang telah surut di sebagian besar wilayah Konawe, namun untuk sebagian wilayah masih belum tampak terjadinya penyurutan ketinggian genangan air. Hal ini juga menyulitkan berbagai pihak untuk menyalurkan bantuan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe Jahiudin mengkonfirmasi kepada kendarinews bahwa kondisi empat kecamatan di wilayah itu memang masih terendam banjir. “kecamatan-kecamatan itu yakni Sampara, Bondoala, Pondidaha dan Wonggeduku. Beberapa desa dari yang ada di empat kecamatan ini digenangi air, padahal di tempat-tempat lain airnya sudah surut,” jelasnya, kemarin (04/08).

Bencana banjir yang menggenangi sebagian Sulawesi Tenggara ini juga telah menjadi perhatian pemerintah pusat ditunjukkan dengan kedatangan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono meninjau langsung lokasi pengungsian. “Korban banjir merupakan tanggung jawab kita bersama. Olehnya itu, saya berkunjung ke Sultra untuk mengecek langsung tingkat keparahan yang diakibatkan banjir beberapa waktu lalu,” ungkapnya usai kunjungan di beberapa titik seperti dilansir sultraonline.

Pada kesempatan tersebut, Menko Kesra mengunjungi lokasi banjir Konawe, tepatnya di Pohara. Agung menjelaskan rumah yang mengalami kerusakan akan mendapatkan bantuan dari pemerintah. Diharapkan bantuan tersebut dapat meringankan beban kesulitan para korban.

Terkait dengan banjir Konawe, video berikut ini adalah rekaman banjir yang menggenangi Desa Ambulanu, Sulemandara dan Wonua Monapa di Kec. Pondidaha yang diunggah oleh Muh Akbar melalui youtube. Tampak luapan sungai Konaweeeha dan sungai Lahambuti telah merubah sawah, pemukiman, sekolah dan tempat ibadah menjadi danau. (ps)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon