Daerah Nusa Tenggara Timur 

493 Warga NTT Tewas Akibat HIV-AIDS

[foto: youthincharge.org]
[foto: youthincharge.org]
Komisi Penanggulangan Aids atau KPA Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebutkan ada sebanyak 493 warga NTT yang meninggal dikarenakan penyakit HIV-AIDS di tahun 2013. Jumlah tersebut terus meningkat per tahunnnya.

Sekretaris KPA NTT, dr Husein Pangcratius, seperti yang dilansir di situs nttterkini.com, Minggu, 8 September 2013, Jumlah penderita HIV-AIDS di NTT, menurutnya hingga Maret 2013 telah mencapai 2.351 kasus.

“Diantaranya 985 HIV dan 1.366 AIDS, sedangkan yang sudah meninggal sekitar 493 orang yang disebabkan oleh HIV-AIDS ini” ungkapnya.

Lebih lanjut Iapun mengharapkan perlu dilakukannya sosialisasi yang gencar untuk menekan angka HIV-AIDS di daerah ini.

“Mulai hari ini, Kami akan melakukan sosialisasi tentang HIV-AIDS di Labuan Bajo,” tambahnya.

Adapun sebagian besar faktor penyebab tersebarnya virus HIV-AIDS itu, menurut dr Husein Pangcratius adalah hubungan seksual yang tidak aman. “Kebanyakan dari mereka terinfeksi HIV-AIDS melalui hubungan seks yang tidak aman,” jelasnya.

Lebih lanjut lagi, menurutnya berdasarkan estimasi populasi dewasa rawan terinfeksi HIV dan jumlah pekerja seks terutama di wilayah Sunda Kecil sekitar berjumlah 27.968 orang. Sedangkan estimasi jumlah pelanggan seks mencapai 780.739 orang.

“Dengan demikian, jumlah kumulatif HIV dan AIDS di wilayah NTT dan sekitarnya seperti NTB dan Bali sampai pada Maret 2013 kemarin tercatat sebanyak 12.867 orang,” pungkasnya.

Perlu diketahui bahwa kasus HIV pertama di Indonesia ditemukan pada tahun 1987 dan sekarang sudah mencapai 147.106 orang yang tercatat tertular penyakit ini. Selain itu bahwa 58 persen faktor penularan HIV-AIDS disebabkan oleh perilaku seksual tidak aman atau seks diluar nikah. [A.S]

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon