Lingkungan Papua 

Fakultas Teknik Lingkungan USTJ Hanya Punya Dua Dosen Tetap

[foto: enviromentustj.blogspot.com]

Prodi Teknik Lingkungan Kampus Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) di usianya yang ke 14 tahun, hanya memiliki dua dosen tetap dan selebihnya adalah dosen honorer. Hal itu senada yang diungkapkan oleh Ketua Prodi-nya, Erni Winarti yang dilansir di situs suarapapua.com, Selasa, (10/09).

Dalam sambutan-nya pada acara HUT program studi Teknik Lingkungan ke-14, Erni menjelaskan bahwa hal tersebut perlu menjadi pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan segera.

“Hal ini menjadi pekerjaan rumah yang sangat penting, dan perlu mendapat perhatian dari jurusan untuk mendidik dan melakukan pembinaan terhadap tenaga pengajar yang ada saat ini,” ujarnya, Senin (9/9/2013).

Lebih lanjut, Erni Winarti  menjelaskan bahwa evaluasi eksternal merupakan hal penting dari mulai  melakukan evaluasi kurikulum, evaluasi kualitas SDM dan evaluasi sarana dan prasarana pembelajaran, begitu pun dengan evaluasi internal.

“Evaluasi secara internal juga sangat perlu. Hal itu Karena banyak hal yang harus diperbaiki. Karena ini perguruan tinggi swasta, maka jumlah tenaga pengajar mestinya berimbang,” jelasnya.

Jumlah tenaga pengajar dari sisi pendidikan memang memenuhi persyaratan. Namun dari jumlah tenaga pengajar yang memenuhi kualifikasi sebagai tenaga pendidik itu jumlahnya sangat sedikit yaitu hanya dua orang saja.

Rencana ke depannya, Erni  juga menjelaskan bahwa fakultas juga akan melibatkan para alumni, meski itu sudah dicanangkan dari beberapa tahun lalu.

“Kami akan melibatkan alumni ini karena dengan pertimbangan untuk mencoba menguatkan kualitas output pada bidang lingkungan dengan melihat kebutuhan tenaga lingkungan di lapangan. Kurikulum yang kita terapkan itu diharapkan akan ter aplikasi di lapangan ketika mereka bekerja,” tegasnya.

Perlu diketahui bahwa menurut aturan, sebuah prodi minimal nya harus memiliki enam dosen tetap. [A.S]

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon