Daerah Sulawesi Utara 

Sertifikasi Guru, Diknas Manado Terlilit Masalah

[foto: kabarlabura.com]

Persoalan terus melilit Dinas Pendidikan Nasional Kota Manado terutama masalah sertifikasi guru baik PNS atau-pun Non PNS. Setelah pekan lalu mencuat potongan terhadap guru berstatus PNS non sertifikasi sebesar Rp 25 ribu, kini muncul masalah baru.

Baru-baru ini, sejumlah guru sertifikasi non PNS sampai hari ini belum menerima dana sertifikasi. “Sudah berbagai cara kami tempuh tapi sampai hari sudah memasuki bulan ke-10 kami belum menerima uang sertifikasi,” ujar seorang guru seperti yang dilansir di BeritaManado.com, Rabu (11/9).

Pihak guru tersebut mengecek ke Diknas Manado namun mereka menjawab bahwa berkas sudah dikirim ke Diknas pusat. Namun ketika di cek ke pusat ternyata berkas dari Diknas kota Manado belum diterima. “Ironisnya ketika kami cek di Kementerian, ternyata berkas belum masuk. Saya sedih mendengar hal itu,” tambahnya.

Dana sertifikasi non PNS setiap guru harusnya menerima sebesar gaji pokok sebesar Rp 3 juta, berarti setiap bulan dana sertifikasi yang harus terima adalah Rp 3 juta. Karena totalnya sudah 10 bulan, berarti yang harus diterima adalah Rp 30 juta.

Diknas Kota Manado memang sedang bermasalah, setelah sebelumnya ada kasus pemotongan sebesar Rp. 25.000 terhadap guru berstatus PNS non sertifikasi. Pembagian dana untuk guru non sertifikasi tersebut berjumlah Rp 1.425.000 setiap guru yang seharusnya adalah Rp 1.450.000.

Potongan untuk 1 guru mungkin tidak akan menjadi masalah, namun jika pemotongan tersebut terhadap seluruh guru PNS di kota Manado sekitar seribu orang, maka total dana yang ‘disunat’ Rp 25 juta.

Hal ganjil lainnya, dimana pengambilan dana tersebut dilakukan dengan cara diambil langsung di kantor dinas Diknas Manado tidak melalui rekening para guru.

“kami heran seharusnya dana itu disalurkan melalui rekening masing-masing. Karena kami waktu lalu telah dimintakan segera memasukkan rekening. Ternyata dana itu dibagikan di Kantor” ujar salah seorang guru.

Kepala dinas Diknas Manado, Dante Tombeg lagi-lagi seperti tutup mata dan berdalih tak mengetahui masalah tersebut. “Saya belum tahu. Nanti saya cek dulu,” ujarnya. [A.S]

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon