Gorontalo Politik 

Setahun Terpilih, Seorang Kades di Gorontalo Tak Kunjung Dilantik

[ilustrasi: int]
[ilustrasi: int]
Sudah setahun setelah ditetapkan sebagai pemenang pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, Syamsuridjal A. Badu hingga kini tak kunjung dilantik. Warga desa Iluta pun mulai geram, mereka mempertanyakan sikap Pemerintah Daerah (Pemda) yang tak kunjung melantik Syamsuridjal A. Badu sebagai kepala desa.

Dari sejak penetapan itu, Pemda Gorontalo terus menunda pelantikan Syamsyuridjal dengan berbagai alasan.

“Masyarakat kesal dengan sikap pemerintah dearah, sudah satu tahun lebih belum melantaik kepala desa terpilih. Kami berharap agar Bupati Gorontalo David Bobihoe Akib, segera melantik kepala desa Syamsuridjal A. Badu,” ujar salah seorang warga.

Semetara itu Syamsuridjal A. Badu, menambahkan, ia meminta tanggung jawab Pemerintah Daerah untuk bisa menghargai hasil demokrasi rakyat Desa Iluta. Menurutnya tidak ada alasan Pemerintah Deerah untuk tidak melakukan pelantikan terhadap dirinya, karana itu merupakan hasil demokrasi rakyat.

“Masyrakat meminta langkah bijak Bupati Gorontalo, kiranya menghargai hasil demokrasi masyarakat. Hasil pemilihan ini secara administratif sudah rampung, tinggal menuggu pelantiakan resmi dari Pemeritah Daerah,” ungkapnya seperti dilansir gorontalopost.com, Rabu (04/12).

Di tempat terpisah, Kepala BPM-DES Kabupaten Gorontalo Ayuba Hida mengakui bila pemerintah belum melakukan pelantikan terhadap Kades Iluta terpilih karena beberapa alasan. Adapun alasannya seperti masalah calon kepala desa yang masih terlilit kasus keluarga, serta adanya surat permohonan dari BPD dan rekomendasi dari dewan adat yang tidak mengizinkan calon kades ini dilantik.

Lebih lanjut, menurut Ayuba, di Kabupaten Gorontalo, pemilihan kepala desa selain dipilih oleh warga juga mempunyai rekomendasi dari lembaga Adat Kabupaten Gorontlo. (as)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon