Nasional 

Kapal Perang Indonesia Dikerahkan ke Perbatasan Australia

[ilustrasi: int]
[ilustrasi: int]
Kapal Republik Indonesia (KRI) seperti Torpedo dan kapal rudal, telah dipindahkan ke perbatasan dengan Australia. Hal itu dilakukan menyusul pengakuan Australia bahwa beberapa kapal mereka telah secara tidak sengaja memasuki perairan Indonesia pekan lalu.

Juru bicara Angkatan Laut Indonesia, Untung Suropati mengungkapkan bahwa sejumlah kapal perang telah bergerak menuju perbatasan Australia termasuk frigat, kapal torpedo cepat (KCT), kapal rudal cepat (KCR), korvet dan pesawat patroli maritime.

“Seluruh kapal yang bergerak, berpatroli di perairan perbatasan antara RI-Australia,” ujarnya seperti dilansir lintasntt.com, Sabtu, (24/01).

Selain itu, radar Angkatan Udara di Makassar, Sulawesi Selatan juga digunakan untuk memantau pergerakan kapal-kapal perang Australia di perbatasan perairan kedua negara.

Sebelumnya Australia meminta maaf tanpa syarat kepada Indonesia setelah terungkap terjadinya beberapa penyusupan angkatan laut Australia ke perairan Indonesia.

Sementara itu, juru bicara presiden urusan luar negeri Teuku Faizasyah menegaskan, pelanggaran wilayah Indonesia dengan alasan apapun tidak dapat ditolerasi.

“Indonesia memiliki 16 Sukhoi Su-27/30 Flanker siap terbang ke perbatasan jika kapal Australia terdeteksi di perairan Indonesia,” tegasnya. (as)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon