Sektor Pariwisata Minsel Belum Digarap Secara Maksimal

[foto: int]
[foto: int]
Minsel – Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) banyak sekali menyimpan potensi di sektor Pariwisata. Potensi tersebut jika diolah dengan maksimal, maka akan sangat berpengaruh dan bisa diandalkan untuk kemajuan perekonomian masyarakat.

Namun sayangnya, potensi yang bisa mendatangkan Pendapatan bagi daerah tersebut hingga tahun 2014 belum tergarap secara maksimal.

Kepala Dinas Pariwisata Minsel, Drs Sonny Maleke berharap adanya peningkatan di sektor Pariwisata. Namun kendala anggaran menjadi salah satu hal penting yang menjadi faktor penghambat.

“Tahun 2014 kemungkinan hanya Rp 1,6 milyar, sedangkan untuk memaksimalkan potensi wisata perlu anggaran yang cukup besar,” ujarnya.

Menurut  Sonny, ada beberapa hal yang perlu dibenahi seperti untuk pembebasan lahan maupun pembangunan infrastruktur jalan dan banguan penunjang pariwasata yang ada.

Lebih lanjut, Sonny mengakui bahwa ada berbagai terobosan yang tetap dilakukan diantaranya melakukan lobi ke Pemerintah Pusat maupun promosi wisata guna menarik minat investor. Dirinya berharap minimal di tahun 2015 pengembangan terhadap sektor ini akan lebih di maksimalkan lagi.

Sonny menjelaskan jika respon pemerintah pusat cukup positif, namun pihaknya masih terkendala seperti belum memiliki Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA).

“Itu merupakan salah satu syarat yang diberikan pemerintah pusat untuk bisa mendapatkan bantuan untuk sektor pariwisata,” tutupnya. (as)

Find this content useful? Share it with your friends!