UPT Sulteng Lestarikan Seni Budaya Melalui Bioskop Keliling

[foto: int]
[foto: int]
Palu – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Budaya Sulteng mencoba melestarikan kekayaan budaya dan seni melalui pemutaran film bertema Kebudayaan dan Seni. Uniknya pemutaran film tersebut dilakukan dengan menggunakan mobil unit bioskop keliling.

Secara resmi, kendaraan tersebut baru diserahkan oleh Direktorat Pembinaan Kebudayaan dan Kesenian kepada Pemerintah Provinsi Sulteng, selanjutnya diberikan kepada UPT Taman Budaya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulteng, Jumat (02/05/2014) lalu.

“Bioskop keliling ini menjadi alat dalam menanamkan kembali pengetahuan masyarakat, terkait kebudayaan dan seni, yang identik dengan negara Indonesia, khususnya di daerah Sulteng,” kata Kepala UPT Taman Budaya Sulteng, Enong H Nawi.

Meski, kata Enong, film yang diputar masih merupakan film nasional dan belum masuk konten daerah Sulteng, namun beberapa film tersebut memiliki nilai sejarah, budaya dan seni.

“Memang belum ada film yang seratus persen garapan anak daerah, tapi kedepannya pasti ada,” jelas Enong

Seperti dilansir metrosulteng.com, menurut Enong, sampai saat ini, sudah 20 lebih film yang diputar di beberapa lokasi yang sudah dijadwalkan. Pemutaran bioskop ini disesuaikan dengan pemantauan titik-titik yang ramai akan pengunjung, seperti di Anjungan Pantai Talise, taman budaya dan yang lainnya.

“Karena kurangnya peminat masyarakat untuk tahu dan mencari informasi seputar kebudayaan, sehingga melalui bioskop keliling ini diharapkan masyarakat yang menyaksikan film-film ini secara gratis,” harapnya.

Find this content useful? Share it with your friends!