Kain Kulit Kayu, Budaya Asli Sulteng yang Patut Dilestarikan

[foto: int]
[foto: int]
Palu – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Pameran Bersama, Seminar Kebudayaan, Lomba Lukis dan Peragaan Busana. Kegiatan tersebut digelar di halaman Unit Pelaksana Tugas (UPT) Museum Sulteng, Jalan Kemiri Kecamatan Palu Barat, Kamis (19/6/2014).

Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut yakni untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap benda-benda bersejarah koleksi Museum Palu.

“Museum memiliki nilai sebagai penyebarluaskan informasi di bidang kebudayaan, upaya pelestarian lingkungan dan pemanfaatan berbagai aspek-aspek sejarah dan budaya,” kata Kadisdikbud Palu, Ardiansyah Lamasitudju seperti dilansir metrosulteng.com.

Ardiansyah menghimbau agar seharusnya Sulawesi Tengah memperkenalkan dan mempublikasikan peninggalan budaya yang ada salah satunya kain kulit kayu.

“Kain kulit kayu ini memiliki nilai sejarah yang tinggi, sehingga harus ada upaya pelestarian,” sambungnya.

Adapun cara yang bisa dilakukan, lanjut dia, diantaranya pameran bersama daerah lain, dengan memamerkan beragam jenis kain kulit kayu dan yang lainnya.

Find this content useful? Share it with your friends!