Daerah Maluku 

Jelang Idul Fitri 1435 Hijriah, IMJ Gelar Pasar Sembako Murah

AGP - IMJ IDUL FITRI 2014PIRU – Kepedulian untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu jelang Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah, kembali ditunjukkan salah satu perusahaan yang tergabung dalam Artha Graha Network (AGN) yakni PT. Indonesia Mitra Jaya (IMJ) yang berlokasi di Desa Waisarissa, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku, dengan menggelar pasar sembako murah.

“Penjualan paket sembako murah ini dimulai Rabu (16/7) sampai Senin (21/7),” ujar Direktur PT. IMJ, Daniel Rusli kepada wartawan di Rabu, (16/7) di Waisarissa, Kabupaten SBB.

Daniel katakan, melalui CSR-nya, Artha Graha Peduli (AGP), PT. IMJ menjual paket sembako murah sebanyak 1000 paket yang berisikan 2 kilogram beras, 2 kaleng susu kental manis dan 5 bungkus indomie.

“Paket sembako murah yang kita jual sebanyak 1000 paket, yang mana setiap paketnya berisikan 2 kilogram beras, 2 kaleng susu kental manis dan 5 bungkus indomie,” ungkap Daniel.

Daniel mengatakan, paket sembako murah ini dikhususkan untuk masyarakat kurang mampu yang tinggal di Desa Waisarissa dan Kamal.

Sementara itu, lanjut Daniel, setiap paketnya dijual seharga Rp. 30 ribu atau lebih murah dari harga pasaran sebesar Rp. 50 ribu.

“Paket sembako murah ini dijual dengan harga Rp. 30 ribu, lebih murah dari harga pasaran sebesar Rp. 50 ribu,” ungkap Daniel.

Daniel menambahkan, kegiatan pasar sembako murah ini serentak dilaksanakan dilebih dari 1.500 titik diberbagai kota di seluruh Indonesia yang ada jaringan usaha AGN.

Pasar murah ini lanjut Daniel, digelar untuk masyarakat yang kurang mampu. “Oleh karena itu, dihari terakhir nanti, rencananya kami akan mendatangi langsung warga kurang mampu yang ada disekitar perusahaan di Kamal-Waisarissa sini,” ungkapnya.

Menurut Daniel, kunjungan langsung ke rumah warga, agar bantuan ini tepat sasaran yaitu ke masyarakat yang tidak mampu.

Dia juga mengatakan, pihaknya tidak akan segan-segan untuk memberikan paket sembako gratis untuk warga yang benar-benar membutuhkannya.

Sementara itu, dalam rilisnya, Koordinator Pasar Murah 2014 Artha Graha Peduli, Heka Hertanto mengatakan, kegiatan ini telah menjadi salah satu program utama Yayasan Artha Graha Peduli (AGP) yang dilakukan sepanjang waktu pada berbagai kesempatan.

Kegiatan, lanjut Heka, difokuskan di kantong-kantong masyarakat kurang mampu disekitar wilayah kerja usaha Artha Graha Network dan secara umum dilakukan di berbagai wilayah lain di seluruh Indonesia.

Heka mengatakan, untuk menyukseskan kegiatan ini, seluruh jajaran Artha Graha Network (AGN) bersama Artha Graha Peduli (AGP) terlibat langsung dalam setiap kegiatan Pasar Murah Sembako, mulai dari pengepakan, pendataan warga, hingga pendistribusian kepada masyarakat yang hidup dalam keterbatasan.

Selain itu, lanjut Heka, Pasar Murah Sembako ini selain dimaksudkan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, juga digunakan sebagai ajang silaturahmi antara jajaran Artha Graha Network dan Artha Graha Peduli dengan masyarakat sekitar.

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa kebersamaan dengan masyarakat menjadi bagian penting dari pondasi Artha Graha Network untuk berpatisipasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan bangsa Indonesia”, tambah Heka.

Dengan filosofi pengabdian bagi masyarakat dan bangsa Indonesia, setiap momentum untuk bergotong royong selalu menjadi agenda penting bagi keluarga besar Artha Graha Network dan Yayasan Artha Graha Peduli.

“Hal ini selaras dengan cita-cita pimpinan tertinggi Artha Graha Network dan Yayasan Artha Graha Peduli, Tomy Winata, yang senantiasa mengusung prinsip “Artha Graha sebagai privately owned but for public utilities”,” ujar Heka.

Heka menjelaskan, Artha Graha Peduli (AGP) merupakan lembaga nirlaba berbentuk yayasan yang merupakan penyalur dari berbagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab korporasi dari jaringan usaha Artha Graha Network pada khususnya, dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

AGP memiliki visi untuk membangun berbagai kepedulian sosial, kemanusiaan dan lingkungan hidup secara berkelanjutan dan membawa misi untuk mewujudkan kepedulian tersebut dalam berbagai program berbasis kemasyarakatan guna mendukung terciptanya kemandirian bangsa dan negara melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk itu, AGP memiliki 6 pilar program yang menjadi fondasi utama kepedulian Artha Graha yakni Artha Graha Peduli Lingkungan Hidup, Artha Graha Peduli Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat, Artha Graha Peduli Sosial, Budaya dan Pendidikan, Artha Graha Peduli Kesehatan, Artha Graha Peduli Penanganan Bencana, Artha Graha Peduli Bantuan Hukum bagi masyarakat kurang mampu,” jelas Heka.

Sementara itu, salah satu warga Desa Kamal, Achmad Seda merasa bersyukur dengan adanya penjualan sembako murah yang dilakukan PT. IMJ melalui CSR-nya Artha Graha Peduli (AGP).

“Saya sangat bersyukur karena perusahaan ini (PT. IMJ) mau menjual sembako murah bagi kami, warga Desa Kamal. Apalagi disaat ini kehidupan kami memang sedang sulit, karena dengan adanya penjualan sembako murah ini sudah sangat menolong kami,” ujar pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai nelayan.

Ia mengatakan, penghasilannya sebagai nelayan tida tetap. Kadang bisa mencapai Rp. 20 ribu perhari, kadang 50 ribu, kadang pula tidak menghasilkan apa-apa.

“Saya kan hanya ikut kapal jaring, jadi kalo dapat tangkapan, kami berbagi ikan yang nantinya akan dijual dipelabuhan saat kapal merapat,” ungkapnya.

Dengan kondisi ekonomi yang tidak pasti, Ahmad berharap, PT IMJ bisa segera beroperasi, agar dirinya dan para eks PT Djayanti bisa melamar untuk bekerja di PT IMJ.

“Dulu saya bekerja sebagai karyawan PT Djayanti. Saat itu keadaan kami sangat baik. Tapi sejak perusahaan tersebut tutup, saya terpaksa ikut kapal jaring. Saya berharap perusahaan ini bisa segera beroperasi, agar kami para eks karyawan PT Djayanti yang masih bertahan di Kamal dan Waisarisa bisa melamar pada perusahaan ini,” harapnya.

Sementara itu, menurut Ibu Suryani, selama ini tidak ada perusahaan lain atau instansi pemerintah yang membuat pasar murah di Desa Kamal maupun Waisarissa.

“Saya sangat bersyukur, karena selama ini tidak ada perusahaan lain maupun instansi pemerintah yang mengadakan pasar murah didaerah kami, sehingga kami sangat tertolong dengan pasar sembako murah yang dilakukan PT IMJ,” katanya.

Apalagi oleh PT IMJ, pasar murah ini dilakukan tiga kali setahun, yaitu jelang Idul Fitri, Natal dan Imlek.

“Sejak pertama kali pasar murah disini, saya selalu kebagian, apalagi sekarang ini pasar murah dilakukan tiga kali dalam setahun,” ungkapnya.

Achmad Seda dan Suryani juga berterima kasih kepada pimpinan PT IMJ dan AGN, dan berharap agar jenis sembako bisa ditambahkan lagi dengan gula, mentega dan telur. [Ivan/Ghea]

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.