Ekonomi & Bisnis Gorontalo 

Berantas Kemiskinan dengan Program Berbasis Pertanian

[foto: int]
[foto: int]
Mayoritas Penduduk Miskin adalah Petani, Solusinya-pun Harus Berbasis Pertanian

Gorontalo – Kemiskinan diperdesaan masih relatif tinggi dan menjadi masalah pokok nasional. Padahal secara umum perekonomian di Indonesia termasuk di Provinsi Gorontalo tumbuh positif, dimana secara statistik nilai produk demestik bruto (PDB) meningkat.

Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura (Distan-TPH) Provinsi Gorontalo DR Mulyadi D Mario mengatakan bahwa penanggulanagan kemiskinan tetap menjadi prioritas pembangunan nasional termasuk di Provinsi Gorontalo.

“Di Gorontalo pak Gubernur bahkan memfokuskan pembangunan dari desa, melalui program gerakan membangun desa,” katanya, baru-baru ini seperti dilansir gorontalopost.com.

Mulyadi mengungkapkan, mayoritas penduduk miskin adalah petani, maka pembangunan ekonomi yang dilakukan harus berbasis pertanian dan pedesaan.

“Pembangunan pertanian dan pedesaan secara langsung maupun tidak langsung akan berdampak pada pengurangan penduduk miskin,” ucapnya.

Adapun permasalahan mendasar yang dihadapi petani, kata Mulyadi, adalah kurangnya akses kepada sumber permodalan, pasar dan teknologi, serta organisasi tani. Salah satu solusi yang diberikan pemerintah adalah Mulai program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) yang digulirkan oleh kementerian pertanian sejak tahyn tahun 2008.

“PUAP lahir sebagai program rintisan untuk menumbuhkembangkan Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) dengan prinsip bagi hasil atau skema profit loss sharing (syariah),” jelasnya.

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon