Ekonomi & Bisnis Sulawesi Tenggara 

Bidik Pasar Ekspor, Sultra Andalkan Briket dan Minyak Nilam

[foto: int]
[foto: int]
Jakarta – Potensi daerah untuk melakukan ekspor cukup besar dengan optimalisasi produksi komoditas-komoditas unggulan yang ada. Pemerintah perlu mendorong aktivasi ekspor daerah melalui pembekalan, pelatihan dan kegitan promosi.

Ketua Komite Tetap Kadin Bidang Modal Ventura dan Pembiayaan Alternatif Safari Azis mengungkapkan, untuk dapat melakukan ekspor, UKM dan pengusaha daerah dipersyaratkan memiliki keahlian.

“Keahlian logistik, manajemen ekspor, pemasaran, keuangan dan hukum perdagangan internasional,” kata Azis dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/10).

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara, Sitti Saleha mengaku bahwa saat ini pihaknya tengah membidik pasar wilayah Afrika serta negara-negara timur tengah.

“Peluang besar bagi Sulawesi Tenggara untuk memasuki pasar Afrika dan negara-negara Arab,” ujarnya seperti dilansir Gatra News.

Sitti Saleha menuturkan bahwa Sulawesi Tenggara memiliki produk unggulan yang bisa di ekspor ke negara-negara tersebut.

“Kita memiliki arang briket dari tempurung kelapa yang bisa kita ekspor dengan tujuan utama Uni Emirat Arab,” jelasnya.

Sitti Saleha menambahkan, Sultra juga memiliki potensi lainnya seperti produksi Minyak Nilam yang merupakan komoditi ekspor dunia untuk bahan campuran pembuatan parfum.

“Kebutuhan minyak nilam dunia saat ini mencapai 1400-1500 ton per tahun yang 90% diantaranya dipasok dari Indonesia termasuk diantaranya dari Sulawesi Tenggara.” tuturnya.

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.