Ekonomi & Bisnis Sulawesi Barat 

Ingin Bangun Pabrik Pengolahan Kakao, Sulbar Butuh Dana Rp.100 Milyar

[foto: int]
[foto: int]
Mamuju – Saat ini Provinsi Sulawesi Barat menjadi salah satu daerah penghasil kakao yang potensial. Akan tetapi, selama ini para petani yang ada disana hanya menjual biji kakao yang kemudian di ekspor dengan harga murah.

Untuk memaksimalkan pengembangan kakao di Sulbar, Gubernur Provinsi Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh berharap Provinsi Sulawesi Barat bisa memiliki pabrik pengolahan kakao.

Advertisements

“Kami berharap pemerintahan Jokowi dapat membangun pabrik kakao di Sulbar ,” ujar Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Rabu seperti dilansir Antara.

Gubernur mengatakan, kunjungan Presiden Jokowi ke Sulbar beberapa waktu lalu diharapkan bisa ditindak lanjuti dengan persetujuan pemerintah pusat membangun pabrik pengolahan kakao.

“Semoga di masa pemerintahan Jokowi itu dapat terwujud,” jelasnya.

Menurut Gubernur, anggaran yang dibutuhkan untuk membangun pabrik pengolahan kakao di Sulbar cukup besar yakni diperkirakan mencapai Rp100 miliar.

“Anggaran APBD Sulbar masih sangat minim sehingga tidak cukup untuk digunakan membangun pabrik tersebut,” ungkapnya.

Gubernur menambahkan, Sulawesi adalah produsen terbesar kakao secara nasional khususnya Sulbar.

“Kakao di Indonesia secara nasional disumbangkan oleh sejumlah wilayah di pulau Sulawesi, Sulbar menyumbang 24 persen produksi kakao negara ini,” jelasnya.

Terkait

One Thought to “Ingin Bangun Pabrik Pengolahan Kakao, Sulbar Butuh Dana Rp.100 Milyar”

  1. sujono_arifin

    jika butuh dana untuk agribis rp 100 m keatas, ada yang mau dengan cara bagi hasil bersih 60% pendana 40% petani, syarat ada jaminan aset agar dana aman .dan dukukungan dari pemerintah serta bank, hub Berkah Rukun Makmur usaha dagang jasa Ir Sujono Arifin MM Lawang kab Malang Jawa Timur hp 081945983217 atau 085236947397

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.