Daerah Ekonomi & Bisnis Maluku 

Transportasi Laut dan Udara Maluku Jadi Perhatian Khusus Menhub

[foto: int]
[foto: int]
Ambon Transportasi laut dan udara di Provinsi Maluku menjadi perhatian khusus bagi kementerian perhubungan RI. Hal itu sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat baik dalam hal perjalanan ataupun terpenuhinya kebutuhan logistik dengan mudah dan terjangkau.

Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan mengungkapkan bahwa Provinsi Maluku memiliki luas wilayah 93% laut dan tujuh persen daratan.

“Maka harus menyediakan lebih banyak kapal penumpang dan kapal barang,” kata Jonan, saat di Ambon, Jumat (26/12) seperti dilansir dari Antara.

Jonan menjelaskan selain kapal Pelni, untuk memenuhi kebutuhan transportasi laut di Maluku juga perlu adanya tambahan kapal perintis.

“Ini untuk dapat melayani masyarakat yang tinggal di pulau-pulau,” jelasnya.

Tahun depan, lanjut Jonan, Kapal Pelni akan dijadikan satu kelas untuk melayani masyarakat antar daerah, khusus wilayah yang belum memiliki bandar udara atau kapal.

“Jika nantinya sudah ada kapal Pelni yang beroperasi khusus memuat barang, maka perlu terjadwal artinya ada jadwal kedatangan dan keberangkatan,” tuturnya.

Kemudian, tambah Jonan, pelayanan udara juga perlu ditingkatkan dan tahun depan pihaknya akan membangun terminal udara baru di Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

“Pengoperasian Bandara Ibra dengan sasaran melayani penerbangan komersial dari dan ke Ambon maupun provinsi Papua,” ungkapnya. [ak]

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.