Kerjasama Trilateral TIA-GT, Indonesia Timur Diuntungkan

[foto: int]
[foto: int]
Jakarta – Sejak tahun 2010, antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Timor Leste terjalin hubungan baik. Bahkan kedua negara menjalin kerjasama salah satunya dalam perkembangan ekonomi terintegrasi di Indonesia bagian timur.

Kemudian, kerjasama tersebut berubah menjadi konsep trilateral TIA-GT (Timor Leste-Indonesia-Australia Growth Triangle) setelah mantan Presiden Yudhoyono, Perdana Menteri Timor-Leste Xanana Gusmao dan mantan Perdana Menteri Australia Julia Gillard melakukan pertemuan di sela-sela acara Bali Democracy Forum V pada November 2012 lalu.

Advertisements

Belum lama ini setelah Indonesia ganti pemerintahan, delegasi Timor Leste yang dikepalai Joao Mendes Goncalves mengunjungi Indonesia untuk mengaktifkan kembali rencana kerjasama trilateral tersebut.

“Tujuan kami mengunjungi Indonesia adalah untuk mengaktifkan kembali rencana kerjasama trilateral,” kata Joao di Jakarta seperti dilansir Antara.

Adapun kerjasama yang dibahas adalah mengenai bidang perkembangan ekonomi antara ketiga negara tersebut.

“Dalam perkembangan ekonomi terintegrasi di Indonesia bagian timur, TimorLeste dan Australia,” kata Goncalves dalam wawancara dengan Antara, di Jakarta, Selasa.

Sementara itu, Deputi bidang kerjasama Internasional Kemenko Perekonomian Rizal Affandi Lukman mengatakan bahwa Kerja sama tersebut diperkirakan akan menguntungkan Indonesia khususnya masyarakat Indonesia Timur.

“Kerja sama itu akan memberikan dampak positif untuk ekonomi wilayah timur,” kata Rizal di Jakarta di Jakarta, Rabu (14/1/2015). [ak]