Lingkungan 

Gerakan Tanah di Indonesia Timur Meningkat, Apa Penyebabnya?

[foto: int]
[foto: int]
Bandung – Berdasarkan peta yang dirilis oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk Februari 2015, ada beberapa daerah di Indonesia yang diprediksi bakal rawan pergeseran tanah. Sementara, untuk kawasan indonesia timur, pergeseran tanah ini menunjukan trend meningkat dari sebelumnya.

“Daerah rawan gerakan tanah cenderung bertambah di Indonesia bagian timur,” kata Kepala Bidang Mitigasi Bencana, Gempa Bumi, dan Gerakan Tanah (PVMBG), Gede Suantika, kepada Okezone, 02/01/15.

Gede mengungkapkan bahwa salah satu penyebab dari meningkatnya prediksi kemungkinan tersebut yakni dikarenakan curah hujan yang tinggi.

“Itu karena pergerakan curah hujan pada Februari cenderung ke arah timur,” ungkapnya.

Menurutnya, di Indonesia, kawasan dengan rawan gerakan tanah di antaranya, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Barat, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Papua.

“Peta itu disusun berdasarkan data curah hujan dari BMKG dan digabungkan dengan peta zona kerentanan tanah milik PVMBG,” jelasnya. (ak)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon