Ekonomi & Bisnis Maluku Nasional 

BI Sosialisasikan Program Transaksi Non-tunai

[ilustrasi: int]
[ilustrasi: int]
Ambon – Bank Indonesia (BI) memiliki program pengurangan transaksi tunai dan mengedepankan non-tunai. Beberapa daerah sudah mengaplikasikan program tersebut termasuk di Provinsi Maluku yang sebagian masyarakatnya sudah menggunakan transaksi nontunai.

Deputi Kepala Perwakilan BI Maluku, Andy Setyo Biwado mengatakan bahwa salah satu contoh penggunaan transaksi nontunai, yakni pembayaran gaji pegawai yang ditransfer langsung ke rekening milik pegawai.

“Itu merupakan contoh pemanfaatan transaksi nontunai,” kata Andy Setyo Biwado saat memberikan sambutan pada sosialisasi Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT), di Ambon, seperti dilansir MetroTv News, Kamis (23/4/2015).

Selama ini, kata Andiy, gaji sebagian besar para pegawai tidak lagi dibayar secara tunai tetapi ditransfer ke rekening masing-masing.

“Ada juga beberapa kedai maupun restoran yang sudah mempergunakan uang elektronik yang lebih praktis dan singkat,” terangnya.

Andy menjelaskan bahwa transaksi nontunai mempunyai manfaat yang penting sebab sangat praktis dan efisien baik dari sisi masyarakat maupun bank. Masyarakat yang membawa uang tunai banyak mungkin sedikit kerepotan. Sebab, dompet tebal kemudian bisa mengundang tindak kriminal.

“Kemudian uang yang sudah lecet dan lusuh bisa membawa penyakit dan segala kemungkinan buruk lainnya,” terangnya.

Oleh karena itu, lanjut Andy, transaksi nontunai lebih praktis dan efisien untuk digunakan sebab transaksi nontunai lewat komputerisasi lebih transparan dan akan meminimalkan risiko.

“Transaksi nontunai memiliki arti penting dalam hal efisiensi dalam pencetakan dan peredaran uang,” ujarnya. (as)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.