Ekonomi & Bisnis Papua 

Di Tanah Papua, Freeport Kembali Garap Tambang Bawah Tanah Terbesar di Dunia

[foto: int]
[foto: int]
Timika – PT Freeport Indonesia akan menggarap tambang bawah tanah terbesar di dunia. Ini merupakan bagian penting dari mega proyek senilai lebih dari Rp 211 triliun.

Proyek ini dilakukan dalam bentuk terowongan-terowongan raksasa terbentuk menembus tanah dan batu. Kini panjang terowongan sudah lebih 500 km, rencananya akan terus bertambah hingga 1.000 km.

Tambang yang bisa menghasilkan total sumber daya mencapai lebih dari 4,9 miliar ton bijih tembaga, emas dan perak ini merupakan eksplorasi tambang bawah tanah paling intens di dunia. Ada sekitar 12.500 titik pengeboran dan total pengeboran sepanjang 2.850 km dengan menggunakan bor raksasa.

Dilansir Liputan6, tambang PT Freeport ini jadi pusat perhatian karena kandungan yang ada di dalamnya yang mana miliaran ton bijih mineral siap dieksplorasi hingga seperempat abad ke depan. Tak salah jika pihak Freeport sudah mengajukan perpanjangan kontrak meski masa berlakunya masih lama.

Diketahui, proses penambangan bawah tanah di tanah Papua ini tak pernah tidur, beroperasi 24 jam penuh selama lebih 40 tahun terakhir. Saat ini, pembangunan infrastruktur bawah tanah memasuki tahap baru yakni lift di bawah tanah yang mampu mengangkut hingga 300 orang.

Adapun potensi sumber daya yang dihasilkan dari kegiatan eksplorasi PT Freeport Indonesia mencapai hampir 5 miliar ton material bijih. 2,3 miliar ton berupa cadangan berupa 23 juta ton tembaga, 1.900 ton emas dan 9.800 ton perak yang siap dieksploitasi. (ak)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

2 Thoughts to “Di Tanah Papua, Freeport Kembali Garap Tambang Bawah Tanah Terbesar di Dunia”

  1. Hans

    menyedihkan sekali nasib bangsa kita ini..

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon