Hukum Papua 

Kekerasan Pada Anak di Papua Terus Meningkat, Ini Penyebabnya!

[foto: int]
[foto: int]
Jayapura – Sejak setahun terakhir, kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan di Provinsi Papua meningkat tajam. Berdasarkan data yang ada, kekerasan pada anak di Papua termasuk yang tertinggi di Indonesia yakni tercatat 90 kasus terjadi pada tahun 2012.

“Peningkatan kejahatan khususnya seksual lebih tinggi dalam setahun terakhir ini, dimana para pelakunya sebagian besar merupakan orang-orang terdekat korban,” kata Kepala Sub Bidang (Kasubid) Penanganan Kekerasan terhadap Anak dan Masalah Sosial Anak Provinsi Papua, Levina Kalansina Sawaki, seperti dilansir Okezone, 05/07.

Menurut Levina, ada beberapa faktor penyebab kejahatan yang terjadi itu salah satunya karena bisa dipengaruhi dari media sosial atau lainnya.

“Kejahatan seksual atau pun kejahatan kepada anak dan perempuan itu hampir merata terjadi diseluruh kabupaten/kota di Papua,” jelasnya.

Selain itu, kata Levina, kurang pekanya orang sekitar untuk membantu mengontrol, mencegah terjadinya kejahatan juga menjadi fator penyebab lainnya.

“Bahkan kurangnya kesadaran untuk melaporkan kejahatan terhadap anak dan perempuan atau KDRT kepada pihak berwajib,” sambungnya.

Di Kota Jayapura saja, kata dia, ada kasus anak berumur sembilan tahun berbuat asusila terhadap anak berumur lima tahun.

“Kasus ini langsung kami tangani, kami datangi korban dan advokasi masalah tersebut,” tuturnya.

Saat ini, kata dia, pihaknya tengah memiliki rumah aman yang telah dibangun di Mapolda Papua untuk menampung para korban kekerasan itu.

“Dilengkapi dengan berbagai fasilitas tetapi belum diresmikan oleh Pemerintah Provinsi Papua,” tuturnya. (ak)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon