Daerah Nusa Tenggara Timur 

270 Desa di NTT Dilanda Kekeringan

[foto: int]
[foto: int]
Kupang – Terdapat 20 Kabupaten di NTT yang dilanda kekeringan, kecuali Kabupaten Malaka dan Kota Kupang. Hal itu terungkap berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) .

“Laporan yang kami terima sampai hari ini, terdapat 20 Kabupaten di NTT yang dilanda kekeringan, kecuali Kabupaten Malaka dan Kota Kupang. Spot kekeringannya di 270 Desa dan Kelurahan,” kata Kepala Kantor BPBD NTT Tini Tadeus, seperti dilansir Kompas (30/7).

Menurut Tadeus, kekeringan tersebut berdampak parah yakni membuat lahan masyarakat menjadi kering dan ketersediaan air pun berkurang.

“Penyebab kekeringan adalah akibat anomali iklim yang berdampak pada berkurangnya curah hujan di tahun 2015,” ujarnya.

Saat ini, kata Tadeus, pihaknya terus berupaya mengoptimalkan pemanfaatan aset, berupa tangki yang sudah dibagikan serta mendistribusikan air ke masyarakat.

“Selain itu, saat ini sedang diupayakan pembuatan sumur dangkal dan sumur bor di daerah yang ada memiliki potensi air tanah,” kata Tadeus.

Langkah lain yang dilakukan, lanjut Tadeus yaitu dengan memanfaatkan alat penjernihan air yang sudah dibagikan untuk mengolah air yang dimiliki masyarakat.

Adapun 20 Kabupaten yang dilanda kekeringan tersebut diantaranya Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Sikka, Ende, Flores Timur, Lembata, Alor, Rote Ndao dan Sabu Raijua. (aK)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon