Daerah Hot Papua 

Gubernur Papua ‘Dimarahi’ Menkopolhukam dan Menhan

[foto: int]
[foto: int]
Jakarta – Sikap Gubernur Papua Lukas Enembe membuat geram para menteri kabinet kerja Jokowi-JK. Lukas dianggap tidak hormat kepada presiden Jokowi karena sudah dua kali Jokowi berkunjung ke Papua namun gubernur tidak ada di tempat.

“Presiden datang dua kali ke sana, gubernur tidak ada. Wakil gubernur juga tidak ada,” kata Menkopolhukan Luhut Binsar Pandjaitan di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (18/8).

Menurut Luhut, sikap tersebut sebagai salah satu contoh ketidakdisiplinan para kepala daerah di Papua. Hal yang sama juga diungkapkan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu. Menurutnya, dua kali Presiden ke Papua namun hanya Sekda yang menyambut kedatangan pemimpin negara.

Advertisements

“Dimana hormatnya coba sama Presiden. Mereka tak pernah disitu. Terus sekarang masih bilang Papua tidak perhatikan,” ungkap Ryamizard dengan nada geram di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (19/8).

Berdasarkan infromasi yang dirangkung oleh Indonesiatimur.co sebelumnya, sikap acuh Gubernur Papua itu disebabkan oleh beberapa hal. Diantaranya, Gubernur kecewa karena Freeport tidak jadi membangun smelter di Papua. Gubernur juga kecewa karena setelah bertahun-tahun memperjuangkan draft otsus, akhirnya tidakk jadi dibahas tahun ini. Baru-baru ini, Gubernur juga kecewa atas upaya pendataan SDA yang ada di tanah Papua namun tidak melibatkan warga asli Papua. (aS)

Comments

comments

Terkait

7 Thoughts to “Gubernur Papua ‘Dimarahi’ Menkopolhukam dan Menhan”

  1. Bagaimana rakyatnya bisa maju kalau gubernurnya sendiri tingkah lakunya buruk. Wajar kalau daerahnya selalu tertinggal dibandingkan dengan daerah lain. Padahal presiden mati-matian berusaha mengangkat memajukan Papua dengan sekuat tenaga dan pikiran.

  2. Right or wrong is our country. To love Indonesia country is to love Indonesian people. Let’s do benchmark for our country.

  3. When-dy

    Pemerintah pusat juga harusnya memperhatikan aspirasi masyarakat papua,…..karena papua pemasok terbesar APBN…

  4. anam

    alasan gubernur kecewa betul sekali. namun sayang nya kurang bijak untuk menyikapi persoalan tersebut. tanpa menghormati suatu kepala negara. baik raja / kaisar indonesia. & semoga pula sikap gubernur yg kecewa dapat di maklumi semua pihak. karna tidak semua manusia memiliki kebijaksanaan dan pola pikir dengan akal sehat.

  5. Saya Setuju Papua memisahkan diri dari NKRI…

  6. Saya setuju PAPUA MERDEKA

  7. MOeis

    orng seprti azis maulana ini harusnya dibasmi duluan, org sperti yg selalu mempropokasi masyrakat, dan seharusnya anda tidak berada di NKRI, anda seharusnya di papua nugini

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.