Daerah Nusa Tenggara Timur 

Gubernur: Dulu NTT Dianaktirikan, Kini Jadi Fokus Perhatian Pusat

[foto: int]
[foto: int]
Kupang – Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberikan bantuan kepada pemerintah dan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). Adapun jumlah bantuan yang diberikan bertepatan dengan peringatan HUT ke-70 RI tersebut jumlahnya mencapai Rp 3,8 miliar.

“Bantuan- bantuan ini diserahkan Direktur Kementerian BUMN, Abraham Muse,” kata Gubernur NTT Frans Lebu Raya, seperti dilansir SinarHarapan, Rabu (19/8).

Advertisements

Gubernur Lebu Raya menyampaikan terima kasih atas perhatian BUMN-BUMN kepada NTT, bahkan menurutnya, pemerintah pusat fokus pada NTT.

“Dahulu kita seolah-olah bekerja sendiri, NTT seolah dianaktirikan. Saat ini pemerintah pusat sangat intens mendandani NTT,” jelasnya.

Menurut Gubernur, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla turun tangan langsung membangun berbagai bendungan, membuka isolasi fisik dan membenahi infrastruktur di NTT.

“Kebijakan yang berpihak pada NTT pun sangat banyak,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Kementerian BUMN, Abraham Muse ketika menyerahkan secara simbolis kepada gubernur NTT menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan gabungan dari sejumlah BUMN yang ada di NTT.

Adapun sejumlah BUMN yang menyumbang diantaranya PT Angkasa Pura I, PT Dana Reksa, PT LEN Industri, PT Semen Kupang, dan PT Waskita Karya. (aK)

Comments

comments

Terkait

One Thought to “Gubernur: Dulu NTT Dianaktirikan, Kini Jadi Fokus Perhatian Pusat”

  1. IALAH, MESTIPUN PERHATIAN YANG SERIUS DATANGNYA TERLAMBAT, KAMI TETAP PUJI SYUKUR KEPADA TUHAN. KAMI ORANG – ORANG KAWASAN INDONESIA TIMUR KHUSUSNYA NTT TELAH MENUNJUKAN KESETIAAN, DEDIKASI DAN INTEGRITAS TERHADAP KEUTUHAN NKRI MESKIPUN HAMPIR 1 ABAD MENIKMATI ALAM KEMERDEKAAN NAMUN SEBENARNYA KAMI CUKUP LELAH DALAM PENANTIAN KEPERDULIAN YANG SEHARUNYA MENJADI HAK KAMI SEBAGAI KONSEKWENSI DARI UUD’45 YANG MENYEBUTKAN BAHWA SETIAP ANAK BANGSA BERHAK MENDAPATKAN PERLINDUNGAN DARI NEGARA.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.