Politik 

Amankan Pilkada, Indonesia Timur Minta Tambahan Pasukan

[foto: int]
[foto: int]
Jakarta – Pengamanan terhadap jalannya rangkaian Pilkada 2015 diadakan serentak di lebih dari 250 daerah di Indonesia. Beberapa Polda yang berdomisili di Indonesia bagian timur malah meminta tambahan pasukan untuk mengamankan jalannya pilkada.

“Yang meminta dukungan, seperti Maluku Utara dan Papua Barat. Nantinya kami beri dukungan masing-masing satu kompi dari Mabes Polri,” kata Asisten Operasional Kapolri Inspektur Jenderal Unggung Cahyono di Jakarta, seperti dilansir CNN, Senin (21/9).

Dia mengatakan permintaan tersebut dilontarkan dengan alasan adanya potensi di beberapa daerah tersebut yang cukup besar. Meski demikian, kondisi di daerah-daerah tersebut masih bisa dikendalikan.

“Kondisi mulai tak kondusif dan berpeluang konflik adalah jelang masa tenang kampanye. Nanti dilihat,” kata Unggung.

Dia mengungkapkan bahwa bantuan dari Mabes Polri akan dikerahkan jelang hari tenang hingga selesai proses pemungutan suara.

Sementara itu, terkait potensi konflik saat kampanye, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Fajar Arifianto Isnunugroho menjelaskan pihaknya mengimbau media untuk bertindak netral dan tidak memihak.

“Tak bisa dipungkiri, media yang berafiliasi dengan partai politik tertentu dapat menyebarkan fitnah yang tak berdasarkan fakta,” terangnya.

Dia menegaskan bahwa semua tayangan yang fitnah, bohong, menghasut, dianggap melanggar etika akan ditindaklanjuti.

“Kalau ada temuan, kami kaporkan ke Badan Pengawas Pemilu,” jelas Fajar. (aK)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon