Daerah 

BNPB: Awas! Indonesia Timur Rawan Gempa

[foto: int]
[foto: int]
Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghimbau agar warga Indonesia Timur waspada akan bencana alam seperti gempa. Hal itu perlu diwaspadai karena memang kondisi sesimisitas dan geologinya lebih rumit.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bahwa diprediksi gempa akan terjadi di jalur subduksi di laut dan jalur sesar di darat yakni kemungkinan di kawasan timur Indonesia.

Advertisements

“Gempa bumi tidak dapat diprediksikan secara pasti dimana, berapa besar dan kapan,” Sutopo Purwo Nugroho seperti dilansir BeritaSatu, (26/12).

Mengenai potensi tsunami, kata dia, itu akan sangat tergantung dari besaran gempa bumi dan lokasi.

“Jika gempa lebih dari 7 SR, kedalaman kurang dari 20 km dan berada di jalur subduksi maka berpotensi terjadi tsunami,” jelasnya.

Sementara itu, lanjut Sutopo, mengenai erupsi gunung api, itu tidak dapat diprediksi untuk jangka panjang karena memang setiap gunung memiliki karakteristik sendiri.

“Dari 127 gunung api di Indonesia, terdapat satu gunung berstatus awas, tiga berstatus siaga dan 15 berstatus waspada,” ungkapnya.

Gunung-gunung tersebut adalah status awas (level IV) yakni Gunung Sinabung, status siaga (level III) yakni Bromo, Karangetang, Lokon.

“Aktivitas vukanik G. Sinabung diperkirakan masih tinggi sehingga diperkirakan masih berpotensi tinggi terjadi erupsi di 2016,” ucap Sutopo. (as)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.