Daerah Maluku 

Satgas Pamrahwan Yonif R 515/UTY Bantu Masyarakat

Ambon, indonesiatimur.co – Satuan Penugasan (Satgas) Raider 515/UTY di dalam melaksanakan tugas pengamanan daerah rawan (Pamrahwan) juga giat dalam melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial untuk membantu masyarakat sekitar Pos nya. Hal ini ditunjukkan Pos Sirisori dengan melaksanakan karya bakti pembangunan tenda dari batang pohon sagu dan bambu atau di Maluku biasa disebut sabuah dalam rangka persiapan pelantikan Raja di Negeri Sirisori Islam bertempat di Negeri Sirisori Islam Kec. Saparua Timur Kab. Maluku Tengah, Senin (15/01) bersama dengan masyarakat 3 Negeri yakni (Sirisori Islam, Sirisori Amalatu dan Ulath).

Adapun kedatangan rombongan dari kedua Negeri yaitu Sirisori Amalatu dan Ulath bertujuan membantu untuk bergotong-royong bersama masyarakat Negeri Sirisori Islam membuat sabuah atau tenda-tenda tamu dalam rangka persiapan acara pelantikan Raja Negeri Sirisori Islam yang akan dilaksanakan pada tanggal 27-01-2018.

Advertisements

Kegiatan gotong royong tersebut merupakan suatu tradisi kerjasama antara Negeri-negeri di Jazirah Tenggara Saparua dalam pelaksanaan acara adat.

Dalam pelaksanaan karya bakti tersebut, 6 orang anggota Satgas yang dipimpin oleh Letda Inf Henry A.B selaku Danpos Sirisori Satgas Yonif Raider 515/UTY, Babinsa Sirisori Islam Serda A. Basyir Patty, Bhabinkamtibmas Sirisori Islam Brigpol Willy Dozan, Pjs Negeri Sirisori Islam Affandi Wattiheluw S.STP beserta Staf dan masyarakat 150 orang, Raja Negeri Ulath Abraham Nikijuluw beserta Staf dan masyarakat 100 orang, Sekdes Negeri Sirisori Amalatu Marlen Uktolseya beserta Staf dan masyarakat 100 orang hadir untuk membantu menyelesaikan karya bakti pembuatan sebuah tersebut.

Kerja bahu membahu masyarakat dan TNI

“Kegiatan seperti ini harus kita jaga dan laksanakan demi menjaga Kemanunggalan TNI-Rakyat karena TNI juga berasal dari rakyat,” pungkas Henry dalam pelaksanaan karya bakti. (it-05)

Comments

comments

Terkait

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.