Dinas Pendidikan Gelar Pembekalan  Siswa Untuk Seleksi TNI/Polri

Ambon, indonesiatimur.co – Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), membekali para siswa kelas tiga SMA/Sederajat yang berminat mengikuti tes seleksi masuk anggota TNI maupun Polri. Menurut Kepala Dinas Dikbud Provinsi Maluku, M Saleh Thio, pembekalan ini tentang kiat-kiat agar lulus dalam seleksi dimaksud.

Dirinya mengungkapkan, kegiatan pembekalan yang berlangsung selama tiga hari di Kota Ambon ini, titik sasarannya adalah bagi siswa SMA/Sederajat tingkat akhir yang telah mengikuti ujian nasional.

Advertisements

“Kita hanya memberikan kiat-kiat dalam mengikuti tes dimaksud. Lulus atau tidaknya itu bukan kami yang menentukan, “tandasnya.

Kegiatan yang melibatkan unsur TNI dari Kodam XVI Pattimura dan Polda Maluku ini, lebih banyak menjelaskan tentang tahapan seleksi. Misalnya mulai dari seleksi administrasi, tes fisik/olahraga/kesamaptaan, tes kesehatan, tes tertulis (Psikotes dan Tes Potensi Akademik), Wawancara/Tes Mental, Pantaukhir.

“Bila bisa lolos pada setiap tahapan tes, maka peluang anak-anak kita untuk tes seleksi TNI – Polri akan makin terbuka lebar. Kenali tahapan tesnya, dan persiapkan setiap tahapan dengan matang,” ujar dia.

Thio mengatakan, misalnya untuk tahapan Seleksi Administrasi, biasanya akan ada dua kali pemeriksaan administrasi (rikmin), yaitu rikmin awal dan rikmin akhir. Dokumen – dokumen yang biasanya harus ada adalah ijazah dari semua jenjang pendidikan yang telah ditempuh. Ijazah juga harus dilegalisir oleh instansi yang berwenang yaitu sekolah masing – masing atau dinas pendidikan dan kebudayaan. Dokumen lainnya adalah KTP, kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, SKCK, Surat keterangan dokter, daftar riwayat hidup, surat permohonan menjadi anggota TNI – Polri, surat pernyataan orang tua,surat persetujuan orang tua,surat pernyataan belum pernah menikah,surat perjanjian ikatan dinas pertama,surat tidak terkait dengan perusahaan/instansi,dan surat sanggup ditempatkan diseluruh wilayah indonesia. Surat-surat itu pun harus difotokopi dan dilegalisir oleh pihak yang berwenang (kelurahan/kecamatan).

“Pokoknya dalam pelatihan itu diberikan semua tips dalam setiap pentahapan tes, ” kunci dia. (it-01)

Find this content useful? Share it with your friends!