Agenda Lingkungan Maluku 

Pemkot Lakukan Aksi Bersih Dan Tanam Mangrove

Ambon, indonesiatimur.co – Kepedulian Pemerintah Kota Ambon dan masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sudah mencapai 87% dari 100%.
“Masih kurang 13% yang tingkat kepedulian lingkungannya masih rendah dikarenakan banyak sampah-sampah yang di buang sembarangan sehinga mencemari laut, sungai dan tanah,” ujar Walikota Ambon Richard Louhenapessy kepada wartawan, Selasa (5/6).

Dia mengatakan hal itu mengingat hari ini merupakan Hari Peduli Lingkungan Hidup, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berupaya untuk terus membina dan memperhatikan kebersihan di lingkungan masyarakat.
“Kepedulian ini merupakan jalan untuk membawa Kota Ambon menuju Kota wisata di tahun 2020,” paparnya.

Advertisements

Kepedulian ini menurutnya, dilakukan dengan menanam anakan mangrove di beberapa lokasi yang memang sudah ada. “Saya telah memberikan arahan pada BAPPEDA maupun Dinas PUPR untuk lokasi mangrove tersebut dapat di kembangkan menjadi tempat wisata. Pengembangan hutan mangrove ini akan di laksanakan di tahun 2019 agar Kota Ambon bisa menjadi Kota Wisata Mangrove terbaik,”tegasnya.

Dikatakannya terdapat beberapa lokasi Mangrove yang sudah di tentukan Pemerintah Kota Ambon , yaitu di depan PLTD Poka, Lateri, Passo, Negri Lama maupun di Tawiri.
“Pada daerah-daerah mangrove itu kita akan buat jembatan kayu sehinga orang dapat menikmati hutan mangrove, serta bisa menjaga lingkungannya,”jelasnya.

Dia menambahkan, sampah yang ada sekarang ini merupakan dampak dari pada kemajuan teknologi yang membuat lingkungan tercemar.
“Karena itu saya ingin mengajak seluruh masyarakat Kota Ambon untuk menjaga lingkungan dengan cara mari bersama-sama menanam mangrove karena tumbuhan ini dapat menjaga lingkungan kita dari pencemaran,” tandasnya.

Dia mengakui, Ini merupakan masalah bersama. Oleh karena itu harus dijaga. Ini rumah kita bersama, agar anak cucu dapat menikmati masa depan mereka. (it-02)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.