Sapa Berlian, Ajak Masyarakat Peduli Kebersihan

Ambon, indonesiatimur.co – Sabtu Pagi Bersihkan Lingkungan (Sapa Berlian) merupakan program peduli sampah yang dicanangkan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy pada puncak peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020, minggu kemarin. Program tersebut disasarkan kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dibawah pembinaan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

Sebagai contoh, Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (KominfoSandi) Kota Ambon yang bertanggung jawab terhadap desa binaannya yakni Desa Waiheru yang pada hari ini, Rabu (26/02/2020), melakukan sosialisasi Sapa Berlian kepada masyarakat.

Bertindak sebagai pembicara dalam sosialisasi perdana (pertama oleh OPD Pemkot Ambon) tersebut, Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi Informatika dan Persandian, Joy R. Adriaansz dan dihadiri oleh Kepala Desa, Ketua dan anggota BPD, para RT dan RW serta anggota masyarakat yang diselenggarakan di Balai Desa Waiheru.

Dalam paparannya, Kadis menjelaskan, Program Sapa Berlian merupakan program baru dari Pemkot Ambon yang secara implisit meminta dukungan masyarakat untuk bersama-sama Pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kalau sejak 7 tahun lalu, Pemkot menjalankan program jumpa berlian atau jumat pagi bersihkan lingkungan yang ditujukan kepada ASN, kini Pemkot mencanangkan dan mulai mengaktifkan program Sapa Berlian yang ditujukan kepada masyarakat. Program tersebut bertujuan mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga kebersihan lingkungan,” jelas Kadis.

Alasan kenapa hari sabtu yang dipilih, Kadis mengatakan, hari sabtu adalah hari yang tepat bagi masyarakat untuk melakukan bersih lingkungan.
“Sebagian besar masyarakat melakukan aktifitas kerja mereka pada hari senin sampai dengan jumat, sabtu merupakan offday, sehingga masyarakat bisa meluangkan sedikit waktunya untuk membersihkan lingkungan mereka masing-masing,” terang Kadis.

Diakui, program baru Pemkot Ambon ini, mendapat respon yang positif dari masyarakat, khususnya masyarakat dan perangkat Desa Waiheru. Terbukti, dalam sesi tanya jawab, para perangkat Desa maupun masyarakat banyak yang memberikan usulan maupun masukan guna menunjang program Sapa Berlian tersebut.

Salah satunya, Ibu Rahma, selaku Ketua RT 11 RW 05 yang mengusulkan bantuan Tossa (motor pengangkut sampah) saat pelaksanaan Sapa Berlian nanti.
Juga dengan Ketua RW 007, Bapak Wahyudin Usemahu yang dengan jelas meminta peran aktif dari Perangkat Desa Waiheru untuk membantu Pemerintah Kota dalam mengimplementasikan program Sapa Berlian tersebut.

“Sapa Berlian adalah program yang sangat baik, karena ditujukan lebih kepada masyarakat. Karena itu, sebagai bagian dari perangkat Desa Waiheru, saya meminta peran aktif yang dimulai dari seluruh perangkat desa kemudian ke masyarakat Desa Waiheru untuk bersama-sama Pemerintah mengimplementasikan program ini. Jangan hanya retorika, tapi harus ada bukti implementasi, karena lingkungan yang kita diami adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Ketua RW.

Terhadap semua usulan yang disampaikan, Kadis KominfoSandi menjelaskan, Desa Waiheru sebagai Desa Binaan akan menjadi perhatian bagi DiskotikSandi, sehingga bantuan-bantuan yang diperlukan Desa Waiheru dalam menerapkan program Sapa Berlian, akan diakomodir dan disampaikan oleh DiskotikSandi kepada dinas terkait.

“Tujuan kami yang ingin dicapai adalah menjadikan Desa Waiheru Mandiri Pengelolaan Sampah, dengan demikian, Dinas KominfoSandi senantiasa akan mendukung Desa Waiheru dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan nyaman,” jawab Kadis.

Dan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan, Kadis berharap, para perangkat Desa Waiheru senantiasa melakukan pertemuan rutin dengan masyarakat, guna mengetahui keluhan, usulan dan saran yang ingin disampaikan.

“Sasarannya adalah masyarakat secara menyeluruh, karena itu, perangkat desa juga perlu mengetahui segala masukkan ataupun keluhan dari masyarakat, melalui pertemuan rutin yang dilakukan para perangkat bersama masyarakatnya,” demikian Kadis.

Diketahui, sosialisasi Sapa Berlian tersebut ditutup dengan melakukan penandatanganan Deklarasi Sapa Berlian yang dilakukan oleh Kadis KominfoSandi, Kepala Desa, Ketua BPD Desa, Ketua TP PKK Desa serta perwakilan RT, RW dan Tokoh Agama setempat. (MCAMBON)

Find this content useful? Share it with your friends!