Bupati Akan Selidiki Penyebab Diare Di Lokasi Karantina Lorulun

Saumlaki, indonesiatimur.co

Nota merah menghantam rumah karantina terpusat di Desa Lorulung, Kecamatan Wertamrian, Kepulauan Tanimbar. Dimana sekitar 50an orang baik yang dikarantina maupun petugas di lokasi tersebut diserang ganguan pencernaan alias diare, usai mengkonsumsi makan malam yang disediakan oleh satuan gugus tugas penanganan dan percegahan covid-19 pada Sabtu 16 Mei kemarin.

Advertisements

Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon, yang dikonfirmasi, Senin (18/05/2020), berjanji akan menyelidiki persoalan ini. Bahkan dirinya menegaskan, apabila hasil penyelidikan menunjukan unsur kesengajaan, maka selaku ketua gugus tugas maupun kepala daerah, dirinya akan mengambil tindakan tegas.

“Mudah-mudahan tidak ada unsur kesengajaan ya,” tandasnya.

Sejauh ini, menurut Bupati Fatlolon, sejak mendengar laporan tentang persoalan ini, Dia langsung memerintahkan Penjabat Sekda Ruben Moriolkosu dan Kepala Dinas Kesehatan dr. Edwin Tomasoa, guna melakukan pengecekan serta penanganan. Dan dari laporan kepada dirinya, bahwa persoalan diare yang serang warga karantina dan petugas telah berhasil ditangani.

Sementara itu, dari penjelasan Koordinator Bidang Penanganan Satgas Covid-19 Kepulauan Tanimbar dr. Juliana Ratuanak, menjelaskan, para pasien mengalami sakit perut akibat gangguan saluran pencernaan ringan setelah mengonsumsi makan malam pada Sabtu 16 Mei tersebut.

“Memang ada yang diare, termasuk saya dan petugas yang ada di sini karena kami semua makan. Kami makan malam dan diare tadi pagi, termasuk para petugas kesehatan dan keamanan” katanya.

Menurut Juliana, tim medis kuat menduga penyebab gangguan pencernaan ringan yang dialami warga di pusat karantina tersebut dipengaruhi daging ayam yang dikonsumsi. Atas dugaan itu, Balai POM Saumlaki telah diminta meneliti kebenarannya.

Makanan itu sendiri disediakan tim khusus yang diawasi secara ketat oleh tenaga medis, termasuk pengawasan dalam proses distribusi, sehingga dipastikan layak untuk dikonsumsi.

“Jadi saya tidak mungkin dong berencana akan mencelakakan orang lain karena  ikut makan” tandas dia. (it-03)

Comments

comments