Terkonfirmasi Covid-19 Di Maluku Jadi 118 Kasus

Ambon, indonesiatimur.co

Jika sehari sebelumnya kasus covid-19 di Maluku berada di titik 109 kasus, maka pada Selasa (19/05/2020), terkonfirmasi Virus Corona (Covid-19) bertambah 9 kasus, sehingga total terdapat 118 kasus.

Advertisements

Menurut Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Maluku, Melky Lohy, 9 kasus tambahan ini sesuai hasil Swab PCR BTKL-PP Klas II Ambon, yakni inisial NW perempuan 60, inisial N perempuan (23), inisial KUD perempuan (14), inisial AT laki-laki (40), inisia CJ laki-laki (23), imisial WFP laki-laki (60), iniskal A laki-laki (16), inisial SF perempuan (19) dan inisial RW perempuan 61. Semuanya dari Ambon, yang ada di LPMP.

“Untuk kodefikasi (penomoran) dari 9 orang tambahan ini, belum bisa dicantumkan, dikarenakan data kodefikasi masih disiapkan oleh BTKL-PP Klas II Ambon,”jelasnya.

Bu

Dengan demikian kasus terkonfirmasi covid-19 di Maluku, 118 kasus, 21 orang sembuh, 90 orang masih dirawat dan meninggal 7 orang.

Untuk penanganan kasus tersebar di beberapa lokasi RS, Lohy mengatakan tempat karantina dan wilayah, yakni di RSUD Dr. M. Haulussy, dari kapasitas 43 tempat tidur, 35 sudah terisi, 2 ODP, 4 PDP, dan terkonfirmasi 29 orang.

“Untuk RST Dr. Latumeten dengan kapasitas 16 tempat tidur, terdapat 13 pasien, dua antaranya terkonfirmasi.
Kemudian RS angkatan Laut Suhardjo Lantamal, kapasitas 8 tempat tidur, terdapat 6 pasien, dua dinatarnya terkonfirmasi,”urainya..

Sedangkan Balai Diklat BPSDM dengan kapasitas 40 tempat tidur, pasien 34 orang. Sementara di LPMP terdapar 16 pasien terkonfirmasi, 1 orang karantina mandiri.
RS Bhayangkara terdapat 6 tempat tidur, saat ini diisi 5 pasien, dua antaranya pasien terkonfirmasi.

“Untuk RS Namlea, Buru terdapat 5 orang pasien terkonfirmasi, sedangkan RSUD Masohi, Maluku Tengah terdapat
1 orang,”tandasnya.

Walaupun adanya penambahan kasus setiap harinya, namun diakuinya kesadaran masyarakat untuk tetap tinggal di rumah masih sangat rendah.

“Saya mengajak seluruh masyarakat bersama-sama dengan pemerintah untuk memotong penyebaran Covid-19, dengan tetap tinggal dirumah, pake masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan,”himbaunya.

Dia mengatakan, untuk satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal di RS Sumber Hidup (GPM), yang meninggal Minggu 17 Mei, betul positif Covid-19.

“Dari 9 penambahan kasus hari ini, salah satunya PDP yang meninggal di RS Sumber Hidup inisial RW perempuan (61), ia meninggal kemudian dimakamkan sesuai protap Covid-19,”ungkapnya.

Terkait ini, kata dia Gugus Tugas Covid-19 Kota Ambon, telah mengambil langkah untuk mentracking orang-orang yang selama ini melakukan kontak erat dengan almarhum. (it-02)

Comments

comments