Kesehatan Maluku 

Mirati Minta Pemprov Maluku Sosialisasi Manfaat Vaksin Covid-19 Ke Masyarakat

Ambon, indonesiatimur.co – Jatah vaksin sebanyak 15.120 buah vial vaccine covid-19 untuk Maluku dari pemerintah pusat telah tiba di kota ambon.

Tibanya vaksin ini menimbulkan polimik di masyarakat. Banyak masyarakat tidak percaya akan kegunaan dan manfaat vaksin tersebut. Masyakat menyampaikan bahwa ini adalah mainan pemerintah, perang bisnis dan vaksin ini dapat membahayakan tubuh manusia.

Advertisements

Tanggapan masyarakat Maluku sama halnya dengan masyarakat daerah lainnya di Indonesia.
Oleh karena itu Anggota DPD RI Komite III Dapil Maluku, Mirati Dewaningsih,
meminta kepada Dinas Kesehatan dan tim Satgas Provinsi Maluku agar berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan tim satgas di kabupaten/kota se-Maluku untuk segera melakukan sosialisasi dan pemahaman secara medis terkait manfaat dari vaksin tersebut untuk tubuh manusia.

“Perlu ada sosialisasi, yang menjelaskan bahwa jika tubuh manusia di vaksin covid-19 maka tubuh akan kebal dan tubuh tidak mudah terjangkit virus covid-19. Ini merupakan langkah pemerintah yang harus di dukung dalam memberantas covid-19 di daerah ini,”tandas Mirati.

Menurutnya, sosialisasi diperlukan agar masyarakat tau bahwa pemerintah melakukan semua ini sudah melalui tahap – tahap penelitian dan pengujian yang ilmiah. “Tim covid-19 harus mampu meyakinkan masyarakat terkait pemberitaan bahwa vaksin ini membahayakan tubuh manusia dan dapat menyebabkan kematian adalah hoax,”ujarnya.

Dikatakannya, vaksin yang sudah tiba di Maluku rencananya akan di lakukan vaksinasi pada tanggal 14 secara serentak di Indonesi. Namum ini baru sebatas rencana.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Penny K Lukito mengingatkan vaksin Covid-19 Sinovac yang sudah didistribusikan ke sejumlah daerah belum boleh disuntikkan Sebab, masih belum mengantongi izin penggunaan darurat atau EUA. (it-02)

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

PPKM Mikro Ambon