Daerah Maluku 

Peringati Hari Pramuka, Bupati Bursel Ingatkan Untuk Salurkan Kreativitas

Namrole, indonesiatimur.co – Bupati Buru Selatan, Safitri Malik Soulisa, mengingatkan Gerakan Pramuka untuk terus salurkan kreativitas kegiatan kepramukaan, tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Hal ini disampaikannya saat membaca sambutan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol Purn Budi Waseso, dalam acara peringatan Hari Pramuka Ke-60 tahun 2021, yang berlangsung di SDN 1 Desa Labuhan Kecamatan Namrole, Jumat (20/08/2021)).

Dikatakannya, tanggal 14 Agustus 2021 merupakan hari yang disambut dengan suka cita oleh para anggota Gerakan Pramuka. Karena organisasi kepramukaan genap berumur 60 tahun.

Advertisements
Pemkot Ambon - Pesparani 2022

” Sesungguhnya gerakan pendidikan Pramuka di Indonesia jauh lebih tua, namun sejak 60 tahun lalu tidak terpecah-pecah, melainkan menyatu dalam satu wadah gerakan Pramuka,”ungkapnya.

Gerakan pendidikan kepramukaan sebenarnya masuk di Indonesia pada tahun 1912, pada saat itu Indonesia masih dalam jajahan bangsa lain. Namun semangat kemerdekaan membuat para Pramuka yang saat itu disebut Pandu, ikut berperan mewujudkan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Setelah Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945, ternyata masih terdapat cukup banyak organisasi kepramukaan,’ jelas Bupati.

Advertisements

Menurutnya, walaupun saat ini semua orang dapat mengikuti perayaan 60 tahun gerakan Pramuka, tetapi pandemi covid-19 yang sudah berlangsung sejak tahun lalu, membuat Pramuka harus menahan diri.

Bupati mengatakan, tema Gerakan Pramuka tahun ini yaitu, “Pramuka berbakat tanpa henti dalam memasuki tahap adaptasi kebiasaan baru dengan kedisiplinan dan kepedulian nasional”.

“Gerakan Pramuka bukan merupakan organisasi bantuan sosial. Namun sebagaimana disebutkan dalam kode kehormatan berupa Satya dan Darma Pramuka. Pramuka tetap tunjukkan baktinya membantu mereka yang membutuhkan bantuan,” terangnya.

Safitri mengajak para Pramuka untuk mewujudkan dan memadukan dengan slogan dan inti tema, yaitu kegiatan berbakti ini dapat dilakukan dimana saja dimulai dari keluarga dan gugus depan masing-masing.

Bupati juga menegaskan, peringatan hari Pramuka tahun ini ditandai dengan menetapkan bulan Agustus sebagai bulan bakti Pramuka. Namun bukan berarti bulan-bulan lain Pramuka tidak mengandalkan kegiatan bakti kepada masyarakat, tetapi Pramuka berbakti tanpa henti.

Bupati mengingatkan, kondisi pandemik Covid-19 saat ini sangat mengkawatirkan dan berdampak pada banyak orang, begitu pula pada gerakan Pramuka. Oleh karena itu, Bupati mengajak para Pramuka untuk menjadi duta perubahan perilaku.
Sehingga Pramuka dapat memberi contoh untuk merubah perilaku masyarakat agar hidup lebih sehat dalam upaya menanggulangi pandemi covid-19.

Safitri mendorong gerakan Pramuka salurkan kreativitas dengan berbagai kegiatan, yang tidak melanggar protokol kesehatan, namun dapat diikuti dengan ruang gembira.

Di peringatan 60 tahun gerakan Pramuka ini, Safitri mengajak Pramuka tetap semangat, hidup sehat, serta membantu yang memerlukan pertolongan.

“Jangan menyerah dan berputus asa. Tunjukkan bahwa Pramuka terus bergiat dan berbakati tanpa henti,” tegasnya. (it-02)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Komentar anda:

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.