Daerah Maluku 

Saya Mau di Vaksin, Karena Mau Sekolah

Ambon, indonesiatimur.co – Kerinduan untuk bisa bersekolah seperti biasa, menjadi impian terendam yang dimiliki Vika Syahfitri (14 tahun), Mutiara (12 tahun) dan beberapa siswa yang datang mengikuti Vaksinasi Presisi On Warga Muhammadiyah di SMP Muhammadiyah Desa Wara Ambon.

Vika Syahfitri dengan polosnya mengakui bahwa dia mau divaksin karena ingin masuk sekolah dan bisa bermain bersama teman-temannya di SMP Muhammadiyah Wara Ambon.
“Sudah 2 tahun sekolah online di rumah. Jadi rindu untuk masuk sekolah, belajar di kelas dan bercanda dengan teman-teman,” ungkapnya.

Advertisements

Ketika dikatakan bahwa walaupun sudah divaksin, tapi harus tetap mengikuti protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan menjaga jarak. Vika mengatakan, dia memahami karena selalu diingatkan oleh orang tua, guru, kakak dan juga melalui media sosial. Namun baginya masuk sekolah itu menyenangkan karena bisa bertemu teman dan belajar secara tatap muka. “Saya tetap pakai masker, menjaga jarak serta hindari kerumunan. Mama dan papa ingatkan itu supaya tidak terjangkit covid-19,”tandasnya.

Hal ini juga diungkapkan Mutiara, yang ditemani ibunya, Maryam, ikut vaksinasi. Alasan Ibu Maryam mengantar putri terkasih untuk ikut vaksinasi, karena kakak-kakaknya dan orang tuanya juga sudah divaksin. “Kami sekeluarga sudah divaksin, dan aman-aman saja. Makanya saya antar Mutiara, karena usianya sudah bisa divaksin. Vaksin aman. Jangan percaya hoax,” ujar warga STAIN ini, Kamis (26/08/2021).

Maryam juga inginkan anaknya bisa belajar secara tatap muka. Karena belajar secara online atau daring, selain memakan biaya karena harus beli pulsa, dirinya harus berperan sebagai guru, bagi anaknya.

“Saya bersyukur dan berterima kasih kepada Pemuda Muhammadiyah dan Polda Maluku, karena mau lakukan vaksinasi di sekolah ini, jadi anak kami bisa divaksin,”ungkapnya. (it-02)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Komentar anda:

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.