Ekonomi & Bisnis Maluku 

Launching Klinik Gemar Mikapu, Bupati Akerina Harapkan Produksi SBB Lebih Berkualitas

Piru, indonesiatimur.co –Bupati  Seram Bagian Barat (SBB), Timotius Akerina, S.E., M.S.i., melaunching Klinik Konsultasi Pengembangan Pemasaran Minyak Kayu Putih Gemar Mikapu, Senin (13/12/2021).

Dalam kesempatan  launching tersebut, dirinya mengarahkan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Tenaga Kerja SBB untuk harus lebih meningkatkan mutu kemasan dari minyak Kayu Putih yang diproduksi selama ini di daerah itu.

Advertisements

“Selain mutu kemasan, saya juga berharap kepada seluruh masyarakat SBB yang terjun dalam dunia usaha, baik itu industri kecil ataupun menengah, agar harus lebih meningkatkan kualitas dari barang yang akan di produksikan,” ujarnya.

Dirinya berterimakasih kepada pembuat gagasan atau perubahan (Reformer) melalui Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan ke-III yang telah menciptakan gagasannya sehingga Klinik Gemar Mikapu dapat dilaunching pada kesempatan ini.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perindag SBB, H. S. Y. Silawane, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada salah satu reformer yang mengikuti Pengelolaan Informasi dan Masalah (PIM) III, dalam hal ini Josep Sapasuru. Dijelaskan, terobosan yang dihasilkan reformer PKA III merupakan suatu terobosan baru yang dilakukan untuk membuka klinik konsultasi dimaksud sehingga dapat memberikan peluang kepada pelaku usaha agar para pelaku usaha dapat melakukan usaha ditengah tantangan usaha perdagangan yang begitu komutatif.

“Kami berikan apresiasi kepada reformer PKA III, karna terobosan yang dilakukan ini, untuk mendorong produktifitas, khususnya bagi industri kecil dan industri menengah. Dengan adanya klinik tersebut, kita diberikan kemudahan, solusi, sehingga masyarakat bisa berusaha dengan baik dan sehat,” ungkapnya Silawane.

Menurut dirinya, secara umum masyarakat bergerak di level usaha kecil dan menengah dan hasil produksi juga semakin membaik, meskipun masih berada di tengah-tengah Pandemi Covid-19, tetapi secara pemerataan pertumbuhan ekonomi, justru di topang oleh usaha kecil dan menengah. Selain penyediaan minyak Kayu Putih, juga terdapat minyak asli lainnya seperti minyak Sereh, yang lokasinya berada di Taman Jaya dan sekitarnya.

“Ini merupakan hal yang luar biasa, yakni perkembangan dan pertumbuhan ekonomi yang berada di bumi Saka Mese Nusa. Dimana-mana kita lihat bahwa usaha minyak Kayu Putih ini sangat menggeliat dan mempunyai potensi yang sangat luar biasa,” kata dia.

Dikatakannya lagi, terkait dengan kemasan minyak Kayu Putih seperti yang diarahkan Bupati Akerina, kedepan akan menjadi perhatian serius dari pihaknya dengan cara mencari formula yang sesuai agar mutu kemasan yang diharapkan, dapat tercapai.

Selain itu, reformer PKA III, Josep Sapasuru secara pribadi memberikan apresiasi dan terimakasih kepada Bupati SBB, dan juga Kadis Perindag selaku mentor selama dirinya melakukan seluruh kegiatan rencana perubahan dan hal itu bahkan mendapat dukungan yang luar biasa dari para pelaku usaha yang turut hadir dalam acara launching. Para pelaku usaha tersebut juga telah melakukan kontribusi minyak sehingga dapat dipromosikan dengan bentuk yang telah diberi label serta telah dipacking dengan baik, dan produk tersebut tidak lagi dipasarkan secara komersil di Kota Piru, namun sudah bisa dibawa ke Kota Ambon dan nantinya akan diekspos maupun di alokasikan pada tahun anggaran 2022 nanti.

“Kita sudah membangun hubungan dengan salah satu CV Hidayah Pratama di Kota Ambon, dan mereka siap menampung produk-produk minyak Kayu Putih dari SBB. Hal ini sangat baik agar kita tidak kalah saing dengan minyak Kayu Putih di daerah lainnya, khususnya di Maluku,” tandasnya. (it-03)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pemkot Ambon - Wisak 2022