Lingkungan Maluku 

Hehamahua: Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Harus Di Mulai Sekarang

Ambon, indonesiatimur.co – Keberlanjutan menjadi kata kunci yang penting dalam upaya pengelolaan sampah untuk mewujudkan Clean Cities Blue Ocean/Kota Bersih Laut Biru di Kota Ambon.

Kepala Dinas (kadis) Lingkungan Hidup dan Persampahan (LHP) Kota Ambon, Alfredo Hehamahua menjelaskan, pengelolaan sampah berkelanjutan harus dimulai dari sekarang dan dari diri sendiri.

Advertisements

“Kalau bukan kita siapa lagi, dan kalau bukan sekarang kapan lagi,”katanya usai menutup secara resmi kegiatan Launching Program Clean Cities Blue Ocean (CCBO) Kota Ambon yang dirangkai dengan diskusi multipihak, Jumat (21/01/2022) di SwissBell-Hotel Ambon.

Dijelaskan, salah satu langkah konkret yang diambil dalam mencapai pengelolan sampah berkelanjutan adalah lewat bank sampah.

“Tadi secara langsung saya dan peserta diskusi memutuskan, untuk kita masuk di bank sampah mana, paling tidak dengan cara itu, kita bisa kurangi sampah dengan memilah sampah plastik bahkan saat bekerja di kantor,” jelasnya.

Selain itu, akan disiapkan desa/negeri mandiri sampah, sebagai langkah mengatasi desa/negeri yang belum terlayani jangkauan layanan persampahan.

“Ada wilayah desa/negeri yang karena topografi tidak terjangkau layanan persampahan, apakah mereka seperti itu terus? Tentu tidak karena itu kita harus pikirkan bagaimana solusinya bersama teman- teman penggiat lingkungan lain,” bebernya.

Terkait keberlanjutan itu pula, Hehamahua jelaskan pihaknya perlu diskusi diskusi terjadwal dan menerima masukan dari para praktisi praktisi,

“Tema besar kita yakni Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, artinya diskusi ini, kerja – kerja ini tidak hanya berhenti sampai disini, tetapi harus terus dilakukan untuk mewujudkan Ambon yang bersih dan laut biru,” terangnya.

Secara khusus Kadis LHP, memberikan apresiasi kepada para Jurnalis selaku salah satu unsur peserta kegiatan Diskusi Multipihak ini. Menurutnya, peran media sangat penting sebagai corong pemerintah dalam publikasi berbagai program yang dilaksanakan untuk pengelolaan sampah berkelanjutan.

“Saya mengapresiasi media, yang tidak hanya liput tapi jadi corong untuk semua program kerja kedepan secara sutainable atau berkelanjutan,” tandas Hehamahua.

Sementara itu, Direktur Tetra Tech ARD, Tiene Gunawan, katakan, sangat senang
bekerjasama dengan pemerintah Kota Ambon, terutama dalam hal mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan, khususnya sampah plastik.

” Kita ingin kurangi sampah plastik sehingga tidak masuk ke teluk Ambon, karena sumber daya laut Ambon itu bukan cuma cantik tapi juga sangat diperlukan bagi kehidupan ekonomi kota Ambon. Jadi kami merasa bersyukur karena ada kesempatan untuk membantu,” ungkapnya.

Dia menegaskan, kehadiran mereka di Ambon untuk mendukung semua kegiatan yang terkait dengan pengelolaan sampah,v sehingga peluang sampah di kota Ambon ini menjadi lebih baik lebih efektif dan berkelanjutan.

Untuk diketahui Kota Ambon menjadi kota pertama di Indonesia yang melaksanakan program Kota Bersih Langit Biru atau Clean City Blue Ocean (CCBO).

Peluncuran program CCBO yang merupakan kerjasama antara US Agency For Internasional Development (USAID) Indonesia, dengan Kementerian PPN/Bappenas dan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dilakukan Kamis (20/1/2022) di SwissBell- Hotel Ambon.

Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari Pendandatanganan Nota Kesepahaman Program CCBO Kota Ambon, yang dilakukan oleh Wali Kota, Richard Louhenapessy dan Direktur Tetra Tech ARD, Tiene Gunawan selaku pelaksana Program, awal Desember 2021 lalu di Makassar. (it-02)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Pemkot Ambon - Wisak 2022