Daerah Maluku 

Cek Kelangkaan Minyak Goreng, Kapolres KepTan Kunjungi Distributor di Kota Saumlaki

Saumlaki, indonesiatimur.co – Minyak goreng merupakan salah satu komoditas penting di kalangan masyarakat karena merupakan salah satu barang yang dikonsumsi masyarakat setiap harinya. Adanya kelangkaan stok Minyak Goreng yang terjadi belakangan ini diketahui penyebabnya karena adanya kenaikan dari sisi permintaan (demand) dan penurunan dari sisi penawaran (suplai). Beberapa faktor menjadi penyebab penurunan suplai, utamanya produsen maupun distributor mengalami penurunan dalam memasarkan Minyak Goreng.

Untuk itu, dalam menjawab permasalahan yang ada, Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP Umar Wijaya, S.I.K., melakukan kunjungan terhadap beberapa distributor yang ada di Kota Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, pada Rabu (16/03/2022).

Advertisements

Kunjungan tersebut dilakukan Kapolres sekitar pukul 12.00 waktu setempat bersama Kasat Intelkam Polres Kepulauan Tanimbar Iptu J. S. Lekahena, Kanit 1 Serse Ipda Briyanti Maulana, dan Dankie Brimob Iptu Nyoman Sudarmaja, bertempat di Toko Berkat, Toko Selatan, dan Toko Sentosa Kota Saumlaki.

Ketika dikunjungi dan melihat langsung di lapangan, stok Minyak Goreng yang masih tersedia pada Toko Selatan yakni, untuk jenis Bimoli ukuran 2 liter dalam kemasan Gen tersedia sebanyak 34 karton @(6 gen/karton), dan terdapat Minyak Goreng jenis Viola ukuran 2 liter ada 115 karton @(6 gen/karton).

Sedangkan untuk distributor Toko Berkat, masih tersedia jenis Bimoli ukuran 2 liter dengan kemasan botol sebanyak 30 karton @(6 botol/karton), jenis Sania Refil ukuran 2 liter ada 15 karton, jenis Bimoli Refil Spesial kemasan botol ukuran 2 liter ada 15 karton @(6 botol/karton), dan jenis Lavenia ukuran 5 liter kemasan Gen ada 40 karton @(4 gen/karton).

Untuk distributor Toko Sentosa, Minyak Goreng jenis Bimoli kemasan botol ukuran 2 liter terdapat stok sebanyak 50 karton @(6 botol/karton) dan jenis Viola kemasan botol ukuran 500 mili Liter masih tersedia 90 karton @(24 botol/karton).

Dijelaskan Kapolres Umar Wijaya, dengan ketersediaan stok Minyak Goreng yang ada pada beberapa distributor tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir tentang akan terjadinya kelangkaan Minyak Goreng. Untuk harga distributor yang ditentukan juga menurutnya masih berada pada angka yang stabil dan mudah terjangkau.

“Stok yang kita lihat di beberapa distributor tadi masih banyak. Masyarakat tak perlu khawatir karena dengan stok yang ada, kebutuhan minyak goreng masih tetap akan terpenuhi,” ungkap Kapolres. (it-03)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.