KeamananMaluku

Ini Imbauan Kapolres Kepulauan Tanimbar Bagi Pendukung Fanatik Piala Dunia di Saumlaki

Saumlaki, indonesiatimur.co -Demam fanatisme yang berkembang di kalangan masyarakat dalam momentum pertandingan Sepak Bola memperebutkan Piala Dunia tahun 2022 di Qatar, dimana terdapat banyak pendukung terhadap suatu negara sebagai idolanya, dapat berpotensi besar terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Oleh karena itu untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Tanimbar bersinergitas bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) maupun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat untuk bersama-sama selalu menggelar Patroli Berskala Besar dengan mengusung program unggulan Kapolda Maluku, yakni program “Basudara Menise” yang dilakukan di seputaran wilayah Kota Saumlaki dan sekitarnya.

Kali ini, kegiatan Basudara Manise dalam bentuk Patroli Gabungan Skala Besar dengan tujuan menciptakan situasi dan kondisi Kamtibmas di wilayah Kota Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan sekitarnya saat Nonton Bareng (Nobar) laga Pertandingan Akbar Piala Dunia 2022 digelar, Minggu (04/12/2022) dinihari, kembali dilakukan seperti hari-hari sebelumnya.

Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Umar Wijaya, S.I.K., terhadap kegiatan rutin ini menyampaikan bahwa, kegiatan tersebut selalu dilakukan dalam rangka mencegah terjadinya aksi segelintir masyarakat akibat berlebihan dalam mendukung idolanya sehingga sangat berpotensi dapat menyebabkan gangguan Kamtibmas saat dilangsungkan dan sesudah kegiatan Nobar Piala Dunia 2022 pada beberapa titik lokasi di Kota Saumlaki dan sekitarnya.

“Kegiatan Basudara Manise yang merupakan Program Kapolda Maluku untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan sejahtera di wilayah Maluku ini, kita lakukan dalam bentuk Patroli Skala besar yang melibatkan TNI-POLRI dan juga Satpol PP, untuk mencegah terjadinya aksi-aksi yang dapat menyebabkan gangguan Kamtibmas, terutama dimusim Piala Dunia 2022 ini. Misalkan aksi konvoi, aksi balap liar, dan juga aksi saling mengejek (bullying) sesama pendukung timnas bola tertentu yang bisa menyebabkan terjadinya kesalahpahaman dan perkelahian,” ungkap Kapolres.

Pimpinan Polres ini melanjutkan, melihat fanatisme fans warga terhadap salah satu timnas negara tertentu yang sangat tinggi yang terjadi di wilayah Maluku yang telah berakibat merenggut nyawa, pimpinan Polres Kepulauan Tanimbar ini juga mengimbau kapada seluruh lapisan masyarakat agar jangan sampai hal yang sama bisa terjadi di Tanimbar.

“Melihat fanatisme warga terhadap salah satu timnas negara tertentu di pertandingan Piala dunia 2022, khususnya di Maluku hingga berakibat merenggut nyawa sia-sia, tentunya kami mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di Tanimbar agar kita boleh mendukung atau fans terhadap suatu negara tertentu, namun jangan sampai kita melakukan Euforia yang berlebihan, apalagi sampai menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Kasihan keluarga yang ditinggalkan,” pinta Kapolres.

Demi mencegah hal itu, Patroli Skala Besar yang gencar dilakukan oleh sekitar 30 Personel TNI-POLRI dan Saptpol PP yang ditunjuk dari masing-masing instansi dalam kegiatan ini, terjun langsung ke sejumlah lokasi Nobar Piala Dunia dan juga kelompok masyarakat yang melakukan aktivitas lainnya untuk mengimbau agar tidak melakukan aksi-aksi konvoi dan balap liar serta aksi saling bullying yang dapat menyulut perkelahian antar kelompok, apalagi hingga merenggut nyawa secara sia-sia. (it-03)

Bagikan artikel ini

Related posts

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.