Lapas Ambon Rayakan Natal dengan Khidmat, Tekankan Persatuan dan Moderasi Beragama
Ambon, indonesiatimur.co – Keluarga Besar Lapas Kelas IIA Ambon merayakan Natal Kristus dengan penuh khidmat dan suasana kebersamaan. Perayaan yang melibatkan warga binaan, keluarga, serta seluruh jajaran pegawai ini dipusatkan di Aula Lapas Ambon, Selasa (09/12/2025), dengan mengusung tema “Natal Kristus Menghadirkan Damai Sejahtera Bagi Kita Semua.”
Kepala Lapas Kelas IIA Ambon, Sumarwoto Hendra Budiman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Natal merupakan momentum untuk kembali menguatkan rasa syukur, persatuan hati, dan semangat saling menopang.
“Dalam kebersamaan yang dibangun di tengah perbedaan, biarlah kita menemukan kekuatan yang mempersatukan dan meneguhkan semua,” ujarnya.
Ia berharap perayaan Natal ini dapat menumbuhkan energi positif terkait moderasi beragama di lingkungan Lapas, yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari antar sesama warga binaan dan petugas, serta dalam penghargaan terhadap keberagaman.
Sumarwoto juga menyampaikan apresiasi kepada Majelis Pekerja Harian Sinode Gereja Protestan Maluku atas kerja sama dalam pembinaan rohani bagi warga binaan beragama Kristen Protestan sepanjang tahun 2024, serta kepada Paroki Poka yang turut melayani umat Katolik.
Sementara itu, sambutan dari Kakanwil Kemenkumham Maluku, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Chaterian V. Picauly, menekankan bahwa Natal adalah momen penuh sukacita dan refleksi akan kasih Allah.
“Di tengah kehidupan yang penuh kesibukan dan berbagai rintangan, Natal mengingatkan kita pentingnya menjadi saksi, memberi dukungan, serta hidup dalam pengampunan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Natal mengajarkan setiap orang untuk menjadi terang bagi sesama, baik dalam lingkungan kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
“Kita diingatkan untuk menghadirkan terang itu dalam setiap tindakan—menjadikan kebaikan, keadilan, dan cinta kasih sebagai dasar sikap kita,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, ia juga mengajak warga binaan memaknai Natal sebagai momentum untuk saling mendukung, menghargai, serta menghidupi nilai kasih dalam hubungan pribadi, keluarga, dan masyarakat.
Menutup sambutannya, Picauly menyampaikan terima kasih kepada para pelayan gereja dan seluruh stakeholder yang telah mendukung berbagai program pembinaan di Lapas.
“Atas nama pimpinan wilayah, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pelayan gereja, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan semua pihak yang terus mendukung pembinaan, baik dari aspek spiritual, pengetahuan, maupun keamanan,” tutupnya. (it-06)


