Ribuan Sarjana Penggerak Pembangunan Desa di NTT ‘Terlantar’

Kupang – Ada puluhan tenaga Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Pedesaan (PSP3) di Maluku dan 1.000 orang sarjana tenaga fasilitator Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd) di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). “Saat ini mereka terlantar akibat kebijakan pemerintah melalui Kementerian Desa, PDTT yang membubarkan program dimaksud sejak Januari 2015,” jelas Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Petrus Selestinus di Jakarta, seperti dilansir Suara Pembaruan, Minggu (24/5). Petrus meminta kepada Presiden Jokowi dan Menteri Desa, PDTT, Marwan Jafar, untuk tidak terlantarkan mereka yang telah memberikan kontribusi penting terhadap daerah.…

selanjutnya