Daerah Sulawesi Tenggara 

130 Tenaga Honorer DPRD Sultra Diberhentikan

Kendari – Berdasarkan peraturan menteri dalam negeri nomor 903/8057 tertanggal 30 Desember 2013 tentang evaluasi APBD tahun 2013 yang ditindaklanjuti dengan surat Gubernur, ditandatangani oleh Wakil Gubernur Sultra HM. Saleh Lasata, menegaskan tentang larangan pengangkatan tenaga honorer. Pemberlakuan peraturan tersebut, sedikitnya 130 tenaga honorer lingkup DPRD Sulawesi Tenggara, terpaksa dihentikan. Hal itu disebabkan pembayaran honor yang bersumber dari APBD hanya mengakomodir K1 dan K2 saja. Semenatar itu, menurut Sekretaris  DPRD Sultra Nasruan mengatakan, pengangkatan tenaga honorer sudah dilarang sejak tahun 2005, namun karena adanya kebijakan pemerintah daerah sehingga masih dijalankan…

Read More
Daerah Sulawesi Tenggara 

Pemkot Kendari Pertahankan 2500 Tenaga Honorernya

Kendari – Sekitar 2500 Tenaga honorer tetap dipertahankan oleh pemerintah Kota Kendari meskipun secara nasional terdapat kebijakan pengurangan tenaga honorer. Hal itu dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Kendari Boy Asis di Kendari  Sulawesi Tenggara, Selasa, (21/1/2014). Asis mengaku Pemerintah Kota Kendari masih mampu membayar tenaga honorer yang jumlahnya sebanyak 2500 orang. “Tadi saya laporkan kepimpinan yang kurang lebih 2500 orang sekarang termasuk yang K2 akan tetap dipertahankan dan tidak ada penambahan begitu” ungkapnya, seperti dikutip dari kendarinews.com, selasa (21/01). Ia juga mengaku, setiap tahunnya mereka menyediakan anggaran sekitar…

Read More