Daerah Ekonomi & Bisnis Sulawesi Utara 

Ekonomi Sulut Tumbuh 7,4% Pada Semester Pertama 2012

pelabuhan bitungPerekonomian Sulawesi Utara mengalami pertumbuhan 7,47% pada semester pertama tahun 2012, naik dibandingkan pertumbuhan posisi yang sama tahun lalu 6,36%.

“Pertumbuhan Januari hingga Juni 2012 dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau C on C, terutama tumbuh paling tinggi sektor listrik, gas dan air bersih berkaitan dengan progam konversi elpiji sebesar 10,63%,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Dantes Simbolon di Manado, Senin.

Sektor lain yang mencatat laju pertumbuhan cukup tinggi yakni industri pengolahan sebesar 8,52%, perdagangan, hotel dan restoran 7,96%, bangunan 7,93%, keuangan, persewaan dan jasa perusahaan 7,92%, jasa-jasa 7,44%, pertambangan dan penggalian 7,23%, pengangkutan dan komunikasi 6,98%.

Sementara sektor yang menjadi unggulan Sulut yakni pertanian hanya mencatat laju pertumbuhan 6,31%, atau paling kecil percepatannya dibandingkan sektor lainnya.

Untuk penyumbang tertinggi atau source of growth pertumbuhan ekonomi Sulut pada semester pertama tahun ini, yakni perdagangan, hotel dan restoran sebesar 1,33%, disusul bangunan 1,25%, pertanian 1,19%, jasa-jasa 1,14%, pengangkutan dan komunikasi 0,88%, industri pengolahan 0,66%, keuangan, persewaan dan jasa perusahaan 0,56%, pertambangan dan penggalian 0,37%.

Kondisi ekonomi Sulut triwulan kedua 2012 dibanding triwulan pertama tahun ini mencatat pertumbuhan 10,79%, dan jika dilihat triwulan kedua tahun ini dibandingkan triwulan kedua tahun lalu tumbuh 7,47%.

Perkembangan ekonomi Sulut secara kuartal (q to q), atau triwulan kedua dibandingkan triwulan pertama tahun 2012, pengeluaran konsumsi lembaga swasta non profit tumbuh sebesar 5,81%, pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 5,10%, pengeluaran konsumsi pemerintah 4,45%, pembentukan modal tetap bruto 7,77% dan ekspor 18,92%, sementara impor 9%. (ant/mw)

bisnis KTI

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon