Budaya Daerah Lingkungan Maluku 

Walikota Ambon Lantik 120 Kewang Lingkungan Hidup

Ambon, Maluku – Walikota Ambon, Richard Louhenapessy melantik 120 kewang lingkungan hidup atau penjaga hutan Kota Ambon. Proses pelantikan dan pengambilan sumpah ini, berlangsung pada saat upacara peringatan HUT Kota Ambon ke-437, Jumat (7/9), di Lapangan Merdeka.

Keseluruhan kewang lingkungan hidup ini berasal dari lima kecamatan di Kota Ambon, dengan perincian Kecamatan Nusaniwe 29 orang, Sirimau 38 orang, Teluk Ambon 19 orang, Baguala 16 orang dan Leitimur Selatan (Leisel) 18 orang.

Para kewang ini selanjutnya akan bekerja berdasarkan tugas dan fungsi yang sesuai dengan undang-undang, serta bertanggungjawab kepada Walikota melalui para raja, luha dan kepala desa (kades) setempat.

Pada kesempatan tersebut, Louhenapessy mengakatan, selain tugas para kewang lingkungan hidup sebagaimana diatur dalam undang-undang, juga terdapat tugas tambahan kehormatan, dimana setiap bulan berjalan, sebanyak 10 anggota kewang lingkungan hidup bertugas untuk memberikan perhatian dan perlindungan khusus di tempat-tempat aset budaya dan pariwisata di Kota Ambon.

“Misalnya di Gong Perdamaian Dunia, Lapangan Merdeka, Pattimura Park, kantor Upulatu Maluku (kantor Gubernur-red) dan kantor Upulatu Kota Ambon (kantor Walikota-red). Kewang ini akan bertugas dari pagi sampai jam sepuluh malam, dengan mengenakan pakaian kewang resmi,” jelas Walikota.

Untuk diketahui, sebelum pelantikan tersebut, Walikota Ambon juga telah bertatap muka dengan para kewang lingkungan hidup Kota Ambon. Dimana Walikota sempat membeberkan tentang latar belakang kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon untuk kembali mengaktifkan kewang yakni agar nilai-nilai adat dan budaya di Kota Ambon yang semakin lama semakin surut, bisa dikenal dan diketahui lagi oleh generasi muda saat ini. Pasalnya, nilai-nilai adat tersebut, juga memiliki peranan yang sangat penting dan strategis terhadap pencitraan masyarakat Maluku. [IL]

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon