Daerah Maluku 

Ada Kejutan Saat Prosesi Pelantikan Perangkat Desa Sifnana

Saumlaki, indonesiatimur.co

Kepala Desa Sifnana, Stanislaus Sesermudi hari ini melantik dengan resmi tujuh orang staf perangkat desa yang berlangsung di Gedung Balai Desa (Natar Kamyase) Desa Sifnana, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jumat (15/01/2021).

Advertisements

Pelantikan tersebut didasarkan pada Undang-Undang no 6 tahun 2018 tentang Desa dan Peraturan Menteri Dalam Negeri no 20 tahun 2018 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Perintah Desa yang menunjuk tujuh staf perangkat desa, yakni Herman Yempormase dengan jabatan Sekretaris Desa, Jongkias Kelwulan dengan jabatan Kepala Urusan Umum, Maria Bulurditi sebagai Kepala Urusan Keuangan, Yakop Fenanlampir sebagai Kepala Seksi Pemerintahan, Ladislaus Londar sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan, Rebeka Yempormase sebagai Kepala Seksi Pelayanan, dan Carolina Batbual sebagai Staf.

Sesaat sebelum dimulainya acara pelantikan perangkat desa dimaksud, terjadi sebuah insiden yang berupa aksi protes yang dilayangkan oleh beberapa pemuda dan pemudi asal Desa Sifnana terhadap Camat Tanimbar Selatan, Vinsensius Fenanlampir serta Kepala Desa perihal pemberhentian dan tidak dilantiknya salah seorang rekan mereka atas nama saudari Yomima Bille yang sebelumnya menduduki jabatan Kepala Urusan Umum untuk menduduki salah satu jabatan baru dalam perangkat desa. Aksi protes tersebut terjadi lantaran ada salah satu jabatan perangkat desa yang mengalami kekosongan, yakni jabatan Kepala Urusan Perencanaan Desa.

Dalam prosesi pelantikan tersebut baru diketahui, ternyata kekosongan jabatan Kaur Perencanaan Desa tersebut telah sengaja disediakan dan dirancang sebelumnya oleh Kepala Desa Sifnana bersama Camat Tanimbar Selatan setelah melalui proses tahapan screening hingga evaluasi yang telah dilakukan sebelumnya. Hal tersebut sengaja dilakukan, guna membuat suatu kejutan dan sekaligus merupakan penilaian tersendiri untuk menguji eksklusifitas dan fanatisme warga Desa Sifnana, apalagi jabatan tersebut nantinya akan dijabat oleh orang yang bukan berdarah asli Desa Sifnana.

Kejutan yang dilakukan oleh Camat Fenanlampir, beserta Kades Sifnana tersebut juga merupakan suatu alasan yang dinilai tepat, lantaran untuk jabatan tersebut, pelaksanaan pelantikannya akan dilaksanakan tersendiri pada keesokan harinya yang bertempat di Kantor Desa Sifnana dan merupakan jabatan yang diberikan langsung oleh Kepala Desa.

Dalam sambutannya, Camat Tansel Vinsensius Fenanlampir mengatakan, setelah pelantikan tersebut, kedepannya akan dilakukan lagi pelantikan RT/RW, Kepala-Kepala Soa, Linmas dan sebagainya hingga pranata pemerintahan yang ada di desa bisa berjalan dengan baik.

“Kita akan melangkah untuk membentuk Desa Sifnana yang kita cita-citakan bersama dalam bahtera Sori Iraratu Fenanlampir. Bahtera ini mau dibawa kemana, itu tergantung dari Bapak/Ibu yang baru dilantik. Saya meminta terimakasih dari beberapa warga desa yang tadi sebelum berjalannya pelantikan ini, menyampaikan aspirasinya tentang kekosongan salah satu jabatan dalam perangkat desa,” ucap Fenanlampir.

Dirinya mengatakan, pelantikan tersebut menggambarkan suasana untuk memulai pembenahan dari lingkungan, desa hingga tingkat kecamatan, bahkan sampai ke tingkat kabupaten. Dalam dinamika pelantikan tersebut, menurutnya sudah tentu ada yang mendukung sepenuhnya dan ada juga yang mengkritisi. Dengan mengkritisi, berarti ada yang secara utuh mencintai desa ini, ada yang secara sungguh-sungguh ingin bekerja dan mengabdi di desa ini.

Ia menambahkan, setiap tahun, dalam pelaksanaan tugas dan pelayanannya, kepala desa sebagai pimpinan otonom di desanya, wajib melakukan evaluasi dan sesuai Undang-Undang yang ada dan setelah itu dikonsultasikan dengan camat. Yang menentukan hasil evaluasi tersebut adalah kepala desa.

“Setelah evaluasi, saya bersama kepala desa sengaja mau melihat pada hari ini apakah ada animo masyarakat, apakah masyarakat Desa Sifnana ini mau bersungguh-sungguh ataukah tidak. Hari ini saya lihat ada kepedulian dan kecintaan terhadap desa ini dan saya menilai apakah ada masyarakat dari desa ini yang bersungguh-sungguh ataukah tidak dan ternyata ada yang mempunyai simpati. Ada warga yang menanggapi dari sisi positifnya dan sebaliknya. Inilah dinamika yang sungguh-sungguh terlahir dari makna Undang-Undang yang menghasilkan susunan organisasi dan tata kelola pemerintah desa yang baik,” ungkap Camat.

 

Sebagai Camat dirinya menegaskan, mulai hari ini akan melakukan pengawasan dan setiap tahun, pemerintah desa atau kepala desa akan mengajukan evaluasi kinerja masing-masing perangkat desa dan sebagai Camat, dirinya akan siap menerima evaluasi triwulan, sekaligus akan melakukan pengawasan melekat terhadap tugas-tugas dalam pemerintahan desa pada wilayah Tanimbar Selatan.

Ia berharap, kiranya dalam penyelenggaraan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepala-kepala urusan, Kepala-Kepala seksi yang dilantik hari ini menjadi pilar utama. Bagi perangkat desa yang baru dilantik, dirinya berpesan agar selalu kuat dan taat menjalankan tugas dan pengabdiannya. Jangan sampai ketika ada pelaksanaan tugas-tugas di desa kedepan, pelayanan terhadap masyarakat menjadi terhambat.

“Proficiat bagi mereka bertujuh yang dilantik pada hari ini dan proficiat juga bagi Kaur Perencanaan yang akan dilantik besok. Anda memiliki potensi yang dapat bermanfaat bagi desa ini kedepannya. Kepada para Kaur maupun Kasie yang telah berakhir masa jabatannya, atas nama pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, BPD, dan masyarakat, saya juga menyampaikan terimakasih yang tulus, setinggi-tingginya, dan sedalamnya atas semua dedikasi selama kurang lebih satu tahun mengabdi pada Desa Sifnana,” tutup Camat Fenanlampir. (it-03)

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

PPKM Mikro Ambon