Ekonomi & Bisnis Papua Barat 

Kesepakatan Tercapai, Buruh Freeport Berhenti Mogok

freeport

Timika, Indonesiatimur – Seribu lebih buruh tiga perusahaan kontraktor jasa konstruksi untuk PT Freeport Indonesia mengakhiri mogok kerja tiga hari mereka, Kamis (2/5), setelah manajemen tiga perusahaan itu setuju untuk menerapkan upah minimum sektoral kabupaten (UMSK) Mimika sebesar Rp 2.050.000 per bulan.

Sekitar 1.200 pekerja PT Jasti Pravita, PT Osato Seike, dan PT Srikandi Mitra Karya (JOS), yang merupakan perusahaan kontraktor jasa konstruksi untuk Freeport, memulai aksi mogok mereka pada 30 April lalu. Aksi mogok terpaksa mereka lalukan karena ketiga perusahaan itu mengabaikan ketentuan UMSK Mimika yang sudah berlaku sejak Januari tahun ini.

Perundingan antara serikat pekerja tiga perusahaan itu dengan pihak manajemen difasilitasi Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kabupaten Mimika, Dion Mameyau.

Ketua Pengurus Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan  (SP-KEP) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT Srikandi Mitra Karya, Karter Anuar Aritonang, kepada wartawan mengatakan, dalam perundingan yang diadakan lebih cepat sehari dari rencana semula, ditandatangani kesepakatan antara manajemen kontraktor ketiga perusahaan (dikenal dengan nama JOS) dengan pihak PUK (SP-KEP) SPSI JOS terkait tuntutan pemberlakuan UMSK Mimika. Pemberlakuan UMSK dalam kesepakatan tersebut akan terhitung mulai Januari 2013, dan penyesuaian upah akan dilakukan pada Mei dan Juni.

Ketiga perusahaan juga sepakat untuk tidak memberikan sanksi terhadap para pekerja yang melakukan aksi mogok dan tetap membayarkan upah kepada buruh yang melakukan mogok kerja.

Perhitungan upah akan mengacu pada UMSK yang berisikan upah pokok dan tunjangan. Soal komposisinya akan dibahas lebih lanjut pada perundingan yang akan dilakukan paling lambat 7 hari setelah dilakukan mobilisasi buruh ke tempat kerja.

Dengan tercapainya kesepakatan itu, kata Karter, para perwakilan karyawan menyatakan pemogokan berakhir dan semua buruh yang bekerja di dataran rendah dari Kuala Kencana hingga Pelabuhan Amamapare Portsite akan kembali bekerja Jumat besok. Sementara para pekerja di dataran tinggi dari Tembagapura hingga Grasberg akan dilakukan mobilisasi ke tempat kerja mereka mulai besok pagi. (AWH)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon