Daerah Maluku 

Baru 70% Bayi Maluku Dapat Imunisasi Lengkap

Imunisasi

Ambon, Indonesiatimur. Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi, menyatakan bahwa baru 70 persen balita di Provinsi Maluku yang mendapat imunisasi lengkap. Sebanyak 30 persen sisanya belum dan mereka bisa terancam meninggal akibat penyakit yang sebenarnya dapat dicegah lewat imunisasi.

Nafsiah Mboi, di Ambon, Senin (13/5), menegaskan, semua bayi yang belum berusia satu tahun harus diberikan imunisasi lengkap agar punya kekebalan tubuh terhadap delapan jenis penyakit berbahaya. Di Maluku, kata Nafsiah, masih cukup banyak kasus kematian anak balita akibat penyakit-penyakit yang bisa dicegah lewat imunisasi sejak dini.

Nafsiah berada Maluku untuk mencanangkan Pos Bindo PTM, meninjau proyek pembangunan Fakultas Kedokteran Unpatti, dan membuka rapat kerja kesehatan daerah provinsi. “Kita bersyukur kepada Tuhan bahwa saat ini sudah bisa memberikan perlindungan kepada anak-anak terhadap delapan macam penyakit lewat imunisasi di posyandu, puskesmas maupun rumah sakit,” katanya.

Ia mengungkapkan, bayi yang sebelum berusia satu tahun sudah diberikan imunisasi lengkap akan terhindar dari delapan macam penyakit berbahaya seperti TBC, hepatitis B, influenza, tetanus, polio, dan campak.

Menkes Nafsiah meminta ibu-ibu PKK ikut berperan aktif lewat posyandu agar bersama tenaga kesehatan memberikan imunasi lengkap kepada balita secara teratur sehingga mereka terlindungi dari jenis-jenis penyakit tersebut. Ia menambahkan, para ibu harus sehat sebelum hamil dan bersalin, memeriksa kehamilan maksimal empat kali karena ini gratis lewat program jaminan persalinan (Jampersal), dan pada waktu persalinan harus ditangani tenaga kesehatan yang terlatih.

Setelah itu merkea melakukan kunjungan neonetal usai persalinan agar bayi mendapat imunisasi. “Pemeriksaan kesehatan dan pemberian imunisasi lengkap akan menumbuhkan balita menjadi manusia yang berkualitas dalam perkembangannya ke depan,” katanya. (AWH)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon