Maluku Politik 

Tambang Emas Buru Ditutup Sementara

Gunung Botak, Buru, Maluku
Gunung Botak, Buru, Maluku

Jelang Pilkada Maluku pada Juni mendatang, Pemerintah Kabupaten Buru akan menutup penambangan emas tradisional di Wansait, Waeapo, Buru, Maluku, mulai Rabu (15/5) lusa.

Penutupan itu untuk menjaga situasi dan kondisi di Maluku tetap aman menjelang pilkada, kata Bupati Buru, Ramly Umasugi, di Ambon, Senin.  Ramly khawatir saat pilkada terjadi masalah di areal tambang yang memicu bentrokan antar penambang yang melibatkan warga setempat seperti terjadi pada awal Desember 2012.

“Kami sudah bertemu dengan tetua adat dan warga pemilik tanah yang di tanahnya ditemukan emas. Mereka sudah setuju agar penambangan emas ditutup dulu,” kata Ramly seperti dikutip Kompas.com

Dia telah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk melarang penambang beraktivitas di areal tambang setelah tanggal 15 Mei. Menurut Ramly, saat ini ada sekitar 20.000 penambang dari berbagai daerah di Indonesia yang menambang di Wansait.

Pada awal Desember 2012, areal penambangan sempat ditutup oleh pemerintah pasca bentrokan di areal tambang. Para penambang itu kembali lagi ke Buru sejak awal tahun 2013.

Penutupan juga pernah dilakukan pada awal Februari 2012. Namun tak berselang lama setelah ditutup, para penambang tersebut kembali lagi menambang di Buru. Penambangan emas secara tradisional di Buru muncul sejak awal tahun 2012.

Tentang penutupan yang akan dilakukan itu, Ramly berjanji bahwa tambang itu baru dibuka lagi kalau izin menambang telah dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Buru. (AWH)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.