Ekonomi & Bisnis Maluku 

Ada Penyimpangan Penggunaan BBM

Sekda Maluku Far FarAmbon, Indonesiatimur.co Kelangkaan minyak tanah yang sempat dialami masyarakat Maluku, membuat Tim Ekonomi yang diketuai Sekda Maluku, Ros Far-far melakukan pengawasan terhadap pendistribusian BBM subsidi.

Dalam tugas pengawasan tersebut, Tim Ekonomi menemukan adanya penyimpangan penyaluran BBM khususnya minyak tanah. Hal ini diungkapkan Ketua Tim Ekonomi, Ros Far-far dalam jumpa pers bersama sejumlah wartawan, Kamis (16/5).

“Setelah melakukan pemantauan, kami menemukan adanya penyimpangan penyaluran BBM subsidi dimana yang terjual dipasaran adalah BBM subsidi, sedangkan BBM non subsidi masih utuh atau tidak terjual,” urainya.

Menurut Far-far, seharusnya pengusaha atau pelaku industri harus menggunakan BBM non subsidi, sedangkan BBM subsidi untuk pemakaian rumah tangga.

“Ada kongkalikong antara penyalur atau pangkalan dengan pihak pengusaha atau pelaku industri,” tegasnya.

Dari temuan tersebut, tim ekonomi telah memanggil asosiasi penyalur BBM, agar mereka tidak lagi menjual BBM subsidi kepihak industri, karena hal tersebut merugikan masyarakat yang berhak menggunakan  BBM subsidi.

“Kami juga sudah berkordinasi dengan pihak Kabupaten/Kota lainnya di Maluku, agar mereka juga bisa mengawasi penyaluran BBM tersebut. Karena penyalahgunaan BBM subsidi sudah masuk tindak pidana,”ujarnya.

Selain itu, Far-far juga meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk tetap memantau perkembangan harga barang, terkait isu kenaikan  dan kelangkaan BBM. (GKS)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon