Ekonomi & Bisnis Maluku 

Ikan Tual Tembus Pasar Papua

teriii2Tual – Salah satu warga asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang telah mendiami Kota Tual, Provinsi Maluku sejak 10 tahun lalu, tersenyum gembira ketika mengawasi dua karyawannya mengangkat puluhan karung berisikan ikan teri kaca kering.

“Saya sudah lama berdagang ikan, tapi baru tiga kali saya beli dari PT. Maritim Timur Jaya (MTJ),”ungkapnya.

Selama ini, lanjut Nurhayati, ia tidak mengetahui kalau PT. MTJ juga menjual ikan untuk masyarakat.

“Selama ini kami hanya tahu perusahaan membeli ikan dari nelayan dan menjualnya langsung keluar negeri. Namun setelah tahu perusahaan juga jual untuk masyarakat, saya langsung beli,” katanya.

“Itupun baru sebulan ini saya beli dari perusahaan,” tambahnya.

Dia mengatakan, kemudahan yang didapat ketika membeli ikan dari PT. MTJ yakni tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pengepakan dan pengangkutan ke kendaraan.

Selain itu, lanjutnya, ikan dari PT. MTJ mutunya sangat baik dan bersih.

“Jadi tidak perlu keluarkan biaya lebih banyak karena buruh dan angkut barang sudah dipermudah pihak perusahaan,” katanya.

Dia menambahkan, ikan teri yang dibeli dari PT. MTJ, kemudian dikirim ke Merauke untuk dijual. Hal ini dikarenakan, ikan tersebut disenangi di Merauke.

“Kalau ikan teri kaca, sistem dagangnya adalah barang tiba Merauke, uang langsung ditransfer. Jadi sangat cepat. Kalau jenis lain, bisa seminggu baru dibayar,” ungkapnya.

Selain membeli ikan teri kaca kering, Nurhayati juga membeli ikan beku yang juga dikirim ke Merauke.

Dirinya mengaku, dari satu ton ikan kering yang dikirim ke Merauke, bisa meraih keuntungan bersih Rp. 2juta lebih.

“Oleh karena itu, saya mau untuk beli minimal 10 ton, supaya bisa lebih hemat biaya pengiriman,” katanya.

Dijelaskannya, ikan-ikan yang dibeli tersebut, dikirim dengan kapal perintis ke Merauke.

Dia berharap, bisa menjual ikan ke kota-kota lain di Papua maupun Maluku. (GKS)

 

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.