Daerah Hot Sulawesi Utara 

Dinkes Sulut Pikirkan Cara Atasi Masalah Kebutuhan Biologis Korban Banjir

[ilustrasi: int]
[ilustrasi: int]
Sulut – Pasca dilanda banjir bandang 15 Januari 2014 lalu, Kota Manado masih dalam tahap pembenahan kembali. Proses pemulihan terus dilakukan oleh berbagai pihak baik pemerintah, TNI/Polri, organisasi, dan masyarakat umum.

Pemprov Sulawesi Utara (Sulut) saat ini memfokuskan perhatiannya terkait kebutuhan biologis bagi para pengungsi korban banjir tersebut. Khususnya bagi mereka yang sudah berkeluarga atau pasangan suami/istri, apalagi mereka sudah tidak memiliki rumah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulut, dr. Grace Punuh, MKes mengatakan, masalah kebutuhan biologis mencuat, setelah Pemprov Sulut menerima sejumlah masukan dari berbagai pihak termasuk para korban banjir Manado yang masih tinggal di pengungsian.

“Masalah tersebut menjadi perhatian dan kini dipikirkan berbagai cara, supaya masalah tersebut bisa diatasi,” tegasnya.

Selain itu, pengaruh kejiwaan juga menjadi perhatian untuk para korban banjir Manado. Salah satu langkah yang dilakukan Dinkes Sulut, yakni dengan berkoordinasi bersama RS Ratumbuisang.

“Kami turunkan tim untuk memulihkan mental para korban. Sebab ini tak boleh dibiarkan, karena bisa menyebabkan stress berkepanjangan,” ujar dr. Grace.

Diketahui, berdasarkan data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Utara (Sulut), hingga kini masih sekitar 6000 lebih jiwa di Kota Manado yang masih tinggal di pengungsian. (as)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon