Daerah Ekonomi & Bisnis Maluku 

Pasar Ikan Ina Marina Dipastikan Kembali Terlantar

[foto: int]
[foto: int]
Maluku – Sebelumnya, Pemkab malteng melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta instansi teknis lainnya merelokasi pedagang ikan ke pasar Ina Marina. Hal itu dilakukan dengan pertimbangan daya tampung lokasi pasar Binaiya yang sudah tidak memadai.

Namun yang terjadi saat ini, lokasi pasar ikan di kawasan Ina Marina nampak sudah tidak bertuan lagi. Pasalnya, pedagang ikan dan sejumlah pedagang sembako yang sebelumnya menempati kawasan tersebut sudah kembali ke pasar Binaiya.

Tidak sedikit anggaran yang telah dikucurkan pemerintah untuk menjamin relokasi pedagang di lokasi tersebut saat itu. Bangunan Pasar Ina Marina dipastikan akan kembali terlantar karena tidak difungsikan.

Pasar Ina marina ini merupakan pasar bantun dari Kementrian Koperasi Republik Indonesia. Dan saat ini nyaris tidak ada lagi pedagang yang menjajakan dagangannya di lokasi pasar Ina Marina.  Sebaliknya, di lokasi pasar Binaiya, pedagang ikan sudah kembali berjualan di lokasi jalan masuk pasar di pusat kota masohi tersebut.

“Pemerintah seharusnya konsisten agar masyarakat tidak dibuat pusing. Sebelumnya penertiban sering dilakukan  bagi pedagang ikan yang kembali berjualan di pasar BInaiya. tapi saat ini tidak lagi,” ujar salah seorang warga Masohi, seperti dilansir ambonexpres.com, belum lama ini.

Pemerintah, kata dia, harusnya bisa memberikan penjelasan kepada masyrakat, utamanya pedagang tentang pengoperasian pasar Ikan Ina Marina.

“Bila pasar ikan Ina Marina memang tidak mau difungsikan lagi, harusnya pemerintah tegas mengungkapkan hal itu,” ungkapnya.

Selain itu, salah seorang ibu rumah tangga di Masohi, Ratna mengharapkan agar pemerintah bisa bersikap tegas.

“Bila pemerintah tegas, pastinya, tidak ada masyarakat yang akan menentang. Hanya dengan ketegasan, pemerintah bisa mengatur daerah,” jelasnya. (as)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon